KLIKSUMUT.COM | MONTREAL – Italia mencatat sejarah baru dalam dunia penerbangan internasional dengan memperkenalkan inovasi revolusioner untuk mengizinkan hewan peliharaan hingga berat 25 kilogram terbang di kabin pesawat bersama pemiliknya tanpa harus masuk ke dalam kandang khusus. Inisiatif ini dipresentasikan dalam sidang umum ICAO (Organisasi Penerbangan Sipil Internasional) di Montreal, sehari setelah penerbangan demonstrasi perdana ITA Airways dari Linate ke Fiumicino.
Dalam sesi Sky Talk khusus, tokoh penting seperti Presiden ENAC Pierluigi Di Palma, Wakil Menteri Infrastruktur dan Transportasi Edoardo Rixi, serta CEO ITA Airways Joerg Eberhart memaparkan detail proyek inovatif ini. Tujuannya adalah mewujudkan standar internasional baru yang mengutamakan kesejahteraan hewan peliharaan selama perjalanan udara.
BACA JUGA: 5 Alasan Wajan Teflon Wajib Ada di Dapurmu
Untuk pertama kalinya di dunia, sebuah otoritas penerbangan sipil mengajukan standar inklusif yang memungkinkan hewan peliharaan berukuran sedang hingga 25 kg tidak hanya diperbolehkan berada di kabin, tetapi juga diakui sebagai anggota keluarga yang harus mendapatkan perlakuan khusus. Dengan dokumen resmi yang diajukan di hadapan 193 negara anggota ICAO, Italia mendorong perubahan regulasi global agar mengakomodasi kesejahteraan hewan sebagai bagian integral dari kebijakan penerbangan.
Penting untuk dicatat, hewan peliharaan tidak boleh diperlakukan sebagai barang bawaan. Penempatan hewan di bagasi pesawat seringkali menimbulkan stres, trauma, bahkan risiko keselamatan yang tinggi. Pengalaman positif selama ini dengan anjing pendamping di dalam kabin membuktikan bahwa hewan dan manusia dapat berbagi ruang dengan nyaman, berkat penerapan zona khusus, filter HEPA untuk mengatasi alergi, serta sertifikasi kesehatan yang ketat.
BACA JUGA: Tips Memilih Baju Wanita untuk Tampil Stylish di Kantor
Langkah ini diharapkan menjadi contoh bagi negara lain untuk mengadaptasi standar baru yang lebih manusiawi dalam mengangkut hewan peliharaan, sekaligus meningkatkan kualitas perjalanan udara secara global. (KSC)








