KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Indonesia dan Prancis resmi memperkuat kemitraan strategis di bidang olahraga melalui peluncuran program Next Goal, sebuah inisiatif besar yang difokuskan pada pengembangan sepak bola perempuan di Tanah Air. Program ini menjadi bagian dari warisan Olimpiade Paris 2024 serta langkah menuju Piala Dunia FIFA 2026.
Kolaborasi ini melibatkan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia, Fédération Française de Football, dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Program tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan gender, pemberdayaan generasi muda, serta diplomasi olahraga jangka panjang.
Sepak bola menjadi olahraga paling populer di dunia, namun sepak bola perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari minimnya akses pelatihan hingga keterbatasan jalur karier profesional.
Melalui program Next Goal, Indonesia dan Prancis berupaya menutup kesenjangan tersebut dengan memperkuat:
- Keterampilan teknis dan taktis pemain
- Kapasitas pelatih dan kepemimpinan perempuan
- Tata kelola dan sistem kompetisi sepak bola putri
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya program ini bagi masa depan sepak bola nasional.
“Kemajuan sepak bola tidak hanya diukur dari prestasi timnas, tetapi juga dari kesempatan yang setara bagi generasi muda, termasuk perempuan,” ujarnya dikutip dari laman PSSI, Selasa (7/4/2026).
Next Goal merupakan pengembangan dari program Bola d’Or Indonesia yang diluncurkan pada 2024 oleh Institut français d’Indonésie bersama mitra lainnya.
Program sebelumnya berfokus pada pencarian bakat melalui beasiswa dan pelatihan elit. Kini, Next Goal memperluas cakupan ke pembangunan sistem yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan.
BACA JUGA: Menpora Erick Thohir Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026
Program Next Goal dirancang menjangkau lebih dari 500 peserta secara langsung, dengan dampak luas melalui transfer pengetahuan nasional.
1. Pengembangan Pemain
- 400 pemain putri usia 7–12 tahun melalui Grassroots Festival
- 19 pemain Timnas U-17 Putri mengikuti training camp bersama pelatih Prancis
- Pelatihan teknis, taktis, hingga psikologis
- Program kunjungan budaya ke Prancis
2. Pelatihan Pelatih
- 60 pelatih dilatih di Indonesia
- 5 pelatih mengikuti pelatihan langsung di Prancis
- Fokus pada metode pelatihan modern dan inklusif
3. Manajemen & Hukum Olahraga
- 25 peserta perempuan mengikuti pelatihan di Jakarta
- Fokus pada kepemimpinan, tata kelola, dan administrasi olahraga
- Dialog langsung dengan pemangku kepentingan sepak bola Prancis
Sebagai bagian implementasi, Coaching Clinic akan digelar pada 11–12 April 2026 di Lapangan Sidolig.
Kegiatan ini menghadirkan pelatih internasional seperti Jean-Claude Lafargue dan Ludovic Debru, serta pemain ternama seperti:
- Zahra Muzdalifah
- Syafia Chorlienka
- Laita Roati
- Layvin Kurzawa
Sementara itu, pelatihan lanjutan di Prancis akan berlangsung pada 3–9 Mei 2026 di pusat pelatihan nasional FFF di Clairefontaine, serta kunjungan ke kantor FIFA di Paris.
BACA JUGA: Erick Thohir Dorong Profesionalisme, Perempuan dan Pemimpin Muda Mendominasi Rotasi Jabatan
Program Next Goal juga membuka jalan bagi penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara FFF dan Garuda Academy, sekaligus menyusun peta jalan kerja sama jangka panjang.
Dengan kolaborasi ini, Indonesia menargetkan penguatan fondasi sepak bola perempuan agar mampu bersaing di tingkat regional hingga internasional.
Next Goal bukan sekadar program pelatihan, melainkan langkah strategis menuju masa depan sepak bola putri Indonesia yang lebih inklusif, profesional, dan berdaya saing global. (KSC)
TIM REDAKSI





