KLIKSUMUT.COM | NIAS BARAT – Pemerintah Kabupaten Nias Barat menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kabupaten Nias Barat dengan suasana khidmat dan penuh semangat persatuan di halaman Kantor Bupati, Selasa (26/5/2026).
Peringatan hari jadi daerah otonom tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, DPRD, tokoh adat, tokoh agama, ASN, pemuda, hingga masyarakat umum. Momentum ini menjadi ajang refleksi perjalanan sejarah sekaligus penegasan arah pembangunan Nias Barat menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Bupati Eliyunus Waruwu: Membangun Nias Barat Tidak Bisa Sendiri
Dalam pidato utamanya, Eliyunus Waruwu menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata.
“Membangun Nias Barat tidak bisa hanya satu pihak,” tegas Bupati.
Menurutnya, kemajuan Kabupaten Nias Barat harus dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, tokoh adat, pemuda, hingga masyarakat desa.
Bupati juga mengingatkan bahwa lahirnya Kabupaten Nias Barat sebagai daerah otonom bukanlah sesuatu yang diperoleh dengan mudah, melainkan hasil perjuangan panjang penuh pengorbanan.
“Kabupaten ini lahir bukan karena pemberian yang mudah, tetapi karena perjuangan. Kita tidak boleh melupakan sejarah,” ujar Eliyunus Waruwu.
Ia turut memberikan penghormatan kepada para tokoh pemekaran, mantan kepala daerah, pimpinan DPRD, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat yang telah meletakkan pondasi pembangunan hingga saat ini.
Infrastruktur hingga Pendidikan Jadi Fokus Pembangunan
Dalam pemaparannya, Bupati Nias Barat menyampaikan sejumlah capaian pembangunan yang mulai dirasakan masyarakat sepanjang masa pemerintahannya.
Beberapa program prioritas tersebut meliputi:
Infrastruktur
Pemerintah daerah terus melakukan pembenahan jalan strategis serta penanganan Jembatan Oyo guna meningkatkan konektivitas antarwilayah di Nias Barat.
BACA JUGA: Eksotis dan Sunyi, Pulau Hamatula di Nias Barat Jadi Surga Tersembunyi bagi Pecinta Alam
Kesehatan
Pengembangan Rumah Sakit Cerahmedika serta pembenahan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Rawat Inap Si 6 Banua dan Puskesmas Lahusa menjadi fokus utama peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Pendidikan
Pemkab Nias Barat juga menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa kepada 83 mahasiswa berprestasi, termasuk tujuh putra-putri daerah yang saat ini sedang menempuh pendidikan dokter spesialis.
Ekonomi Rakyat
Penguatan sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan terus didorong, termasuk dengan dukungan kehadiran Yonif TP 903 Baluseda yang membuka peluang pasar baru bagi produk lokal masyarakat.
“Jangan hanya menjadi penonton. Masyarakat harus mampu menyiapkan produk dan jasa agar perputaran ekonomi benar-benar dirasakan rakyat,” kata Bupati.
Tantangan Nias Barat Masih Besar
Meski berbagai capaian mulai terlihat, Eliyunus Waruwu mengakui bahwa Kabupaten Nias Barat masih menghadapi sejumlah tantangan serius, mulai dari jalan rusak, kemiskinan, layanan kesehatan dan pendidikan yang belum merata, hingga persoalan air bersih dan tata kelola pemerintahan.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Nias Barat menetapkan beberapa fokus pembangunan utama, yaitu:
- Perbaikan infrastruktur jalan
- Pembenahan puskesmas
- Penyediaan air bersih
- Penguatan sarana pendidikan
- Peningkatan produktivitas sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan kelautan
Menanggapi kritik terhadap kinerja pemerintahannya, Bupati menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dari demokrasi. Namun ia meminta masyarakat memahami kondisi fiskal daerah yang saat ini lebih terbatas dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Kita sedang bekerja dalam ruang fiskal yang lebih terbatas. Tetapi semangat membangun Nias Barat tidak boleh ikut terbatas. Efisiensi bukan alasan untuk berhenti membangun, melainkan momentum memperbaiki cara kerja agar lebih tepat sasaran,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meninggalkan perpecahan dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kita tidak datang untuk membongkar persaudaraan. Kita datang untuk membangun harapan. Nias Barat tidak akan maju kalau hanya sibuk mencari siapa yang salah. Nias Barat akan maju jika semua pihak bergandengan tangan dan menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi dan kelompok,” ucapnya.
Visi Nias Barat CERAH: Cerdas, Sejahtera, dan Sehat
Di akhir amanatnya, Bupati kembali menegaskan visi besar Kabupaten Nias Barat, yakni mewujudkan daerah yang “CERAH” – Cerdas, Sejahtera, dan Sehat.
BACA JUGA: Bupati dan Forkopimda Nias Barat Sambut Gubernur Sumut di Bandara Binaka
Ia meminta seluruh ASN, OPD, camat, kepala desa, hingga masyarakat umum untuk bekerja lebih cepat, disiplin, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil nyata demi kemajuan daerah.
“Sekarang saatnya bekerja, sekarang saatnya membangun, sekarang saatnya membuktikan bahwa Nias Barat mampu bangkit. Nias Barat harus berubah, harus cerah, dan keluar dari ketertinggalan,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-17 Kabupaten Nias Barat tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat semangat persatuan dan komitmen bersama untuk membawa Nias Barat menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing. (KSC)
REPORTER: Yeremia








