KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akhirnya menunjukkan tanda kebangkitan pada perdagangan Kamis pagi ini, 17 Juli 2025. Di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung, harga emas Antam tercatat naik signifikan sebesar Rp11.000 per gram, menjadi Rp1.919.000 per gram pada pukul 08.30 WIB.
Kenaikan ini mengakhiri tren penurunan harga emas Antam yang berlangsung selama dua hari berturut-turut. Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali emas oleh Antam juga mengalami penguatan sebesar Rp11.000, kini berada di level Rp1.763.000 per gram.
BACA JUGA: Harga Emas Dunia Meredup, Kenaikan Inflasi AS dan Dolar Perkasa Jadi Pemicu
Sentimen Global Dorong Penguatan Harga Emas
Kembalinya harga emas ke zona hijau tidak lepas dari sejumlah faktor global yang memicu sentimen positif investor terhadap aset safe haven seperti emas. Ada tiga pendorong utama yang menyebabkan lonjakan harga emas:
– Memanasnya Ketegangan di Timur Tengah
Situasi geopolitik yang semakin tidak menentu di kawasan Timur Tengah mendorong investor beralih ke aset aman seperti emas untuk melindungi nilai kekayaan.
– Ketidakpastian Kebijakan di Gedung Putih
Ketidakjelasan arah kebijakan ekonomi dan fiskal Amerika Serikat turut menciptakan keresahan pasar global, yang akhirnya berdampak pada meningkatnya permintaan emas.
– Inflasi Produsen AS Melandai
Data terbaru menunjukkan inflasi harga produsen (PPI) di AS mulai mereda, memberikan angin segar bahwa tekanan inflasi mungkin akan segera terkendali. Hal ini memperkuat ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed, yang biasanya positif bagi harga emas.
Harga Emas Dunia Ikut Rebound
Kenaikan harga emas Antam juga sejalan dengan tren penguatan harga emas dunia. Pada perdagangan Rabu (16/7/2025), harga emas dunia melonjak 0,73% ke level US$3.346,32 per troy ons, mengakhiri tren penurunan dua hari berturut-turut.
Namun, pada perdagangan Kamis pagi ini (17/7/2025) hingga pukul 06.48 WIB, harga emas dunia sedikit melemah tipis 0,01% ke posisi US$3.345,93 per troy ons di pasar spot. Meski demikian, pergerakan ini dianggap wajar setelah reli signifikan sehari sebelumnya.
BACA JUGA: Harga Emas Antam Naik Lagi! Tembus Rp1,924 Juta per Gram, Ikuti Kenaikan Emas Dunia
Prospek Harga Emas ke Depan
Dengan kondisi geopolitik yang belum mereda dan ketidakpastian kebijakan ekonomi global yang masih tinggi, harga emas diprediksi akan tetap mendapat dukungan kuat. Investor di Indonesia pun diimbau untuk terus memantau pergerakan harga dan mempertimbangkan emas sebagai salah satu instrumen diversifikasi portofolio. (KSC)








