Harga BBM di Tiongkok Resmi Turun, Pemerintah Sesuaikan dengan Gejolak Minyak Dunia

harga BBM Tiongkok, penurunan harga bensin China, harga minyak dunia, kebijakan energi China 2026, NDRC, CNPC, Sinopec, CNOOC
Stasiun BBM Tiongkok (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | BEIJING – Pemerintah Tiongkok resmi mengumumkan penyesuaian harga eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin dan solar yang mulai berlaku efektif pada Rabu waktu setempat. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap fluktuasi tajam harga minyak mentah global dalam beberapa pekan terakhir.

Melansir Xinhua pada Jumat (24/4/2026), langkah tersebut bertujuan untuk menyelaraskan dinamika pasar domestik dengan tren internasional yang cenderung volatil.

Otoritas terkait, yakni Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok, menetapkan bahwa harga bensin akan dipangkas sebesar 555 yuan atau sekitar USD80,91 per ton. Sementara itu, harga solar juga mengalami penurunan sebesar 530 yuan per ton.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Kejari Tebingtinggi Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi BBM DLH, Negara Rugi Rp863 Juta

Menurut NDRC, sejak penyesuaian harga terakhir pada 7 April 2026, pasar minyak mentah internasional mengalami gejolak signifikan. Meski sempat terjadi pemulihan harga pada 20 April setelah penurunan tajam, rata-rata harga selama 10 hari kerja terakhir masih berada di bawah siklus penetapan sebelumnya.

Kondisi ini menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga BBM demi menjaga stabilitas ekonomi domestik.

Untuk memastikan kebijakan ini tidak mengganggu pasokan energi nasional, pemerintah Beijing telah menunjuk sejumlah perusahaan energi besar untuk mengoptimalkan produksi dan distribusi.

Perusahaan tersebut meliputi:
– China National Petroleum Corporation
– Sinopec
– China National Offshore Oil Corporation

Ketiga raksasa energi ini diminta memperkuat manajemen rantai pasok serta menjaga stabilitas distribusi di seluruh wilayah.

BACA JUGA: Harga BBM Non-Subsidi Naik Drastis, Pertamax Turbo Tembus Rp19.400/Liter

Dalam pernyataannya, NDRC juga menegaskan bahwa seluruh pemerintah daerah wajib meningkatkan pengawasan pasar. Langkah tegas akan diambil terhadap praktik pelanggaran kebijakan harga guna memastikan stabilitas dan ketertiban pasar energi domestik tetap terjaga.

Sebagai informasi, Tiongkok menerapkan mekanisme penyesuaian harga BBM secara berkala yang mengacu pada pergerakan harga minyak mentah global. Sistem ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan keberlanjutan industri energi nasional. (KSC)

Pos terkait