KLIKSUMUT.COM | Mandalika – Penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika tidak hanya menjadi ajang balap mobil kelas dunia, tetapi juga momentum strategis bagi Indonesia dalam mengembangkan olahraga otomotif sekaligus mendorong sektor ekonomi dan pariwisata.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI, Taufik Hidayat, dalam konferensi pers terkait penyelenggaraan event internasional tersebut, Selasa (7/4/2026).
Menurut Taufik, kehadiran GT World Challenge Asia di Indonesia menjadi peluang emas bagi pembalap nasional untuk menunjukkan kemampuan di tingkat internasional.
Ia berharap ajang ini mampu melahirkan talenta-talenta baru yang dapat bersaing secara global.
“Kami ingin melihat atlet-atlet balap Indonesia dapat berpartisipasi dan berkembang. Harapannya, akan lahir pembalap-pembalap baru yang mampu mengharumkan nama bangsa di dunia internasional,” ujarnya.
Senada dengan itu, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, mengungkapkan bahwa ajang ini akan menghadirkan persaingan sengit dari pembalap amatir hingga profesional.
Salah satu sorotan utama adalah keikutsertaan Sean Gelael yang akan menjalani debutnya di Sirkuit Mandalika.
“Total akan ada 23 mobil dan 46 pembalap dari 17 negara. Dari Indonesia akan ada Sean Gelael yang sudah mengonfirmasi keikutsertaannya,” jelas Priandhi.
Tak hanya itu, MGPA juga akan mengundang sepuluh pembalap wanita untuk berpartisipasi sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini.
Selain aspek olahraga, ajang ini juga diyakini memberikan dampak signifikan terhadap sektor ekonomi dan pariwisata, khususnya di kawasan Mandalika dan sekitarnya.
Kehadiran pembalap dan tim dari berbagai negara diperkirakan akan meningkatkan kunjungan wisatawan serta menggerakkan ekonomi lokal.
Wamenpora Taufik Hidayat turut menyampaikan apresiasi kepada InJourney sebagai pengelola kawasan Mandalika serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan event ini.
BACA JUGA: Telkomsel Poin Goes to Mandalika, Ajak Nonton Gratis MotoGP
“Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya event ini,” ujarnya.
Taufik berharap gaung GT World Challenge Asia 2026 semakin luas dan memberikan dampak nyata yang berkelanjutan, tidak hanya bagi perkembangan olahraga otomotif, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Ajang ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan Indonesia sebagai pusat motorsport internasional sekaligus melahirkan generasi baru pembalap berprestasi. (KSC)
TIM REDAKSI





