Gerak Cepat Pemerintah Atasi Banjir dan Longsor di Sumatera, Prabowo: Terima Kasih, Ini Hasil Kerja Sama Kita Semua

Gerak Cepat Pemerintah Atasi Banjir dan Longsor di Sumatera, Prabowo: Terima Kasih, Ini Hasil Kerja Sama Kita Semua
Presiden Prabowo Subianto terlihat cek dapur umum bencana di Tapanuli, Sumatera Utara, sambil berdialog dengan petugas dapur lapangan TNI–Polri yang menyiapkan ratusan paket makanan untuk para pengungsi. Kehadiran Prabowo di dapur umum ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan distribusi logistik dan kebutuhan warga terdampak bencana terpenuhi dengan cepat dan tepat. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA — Pemerintah menunjukkan respons cepat dan terkoordinasi dalam menangani bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan penanganan bencana tersebut bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja sama dan kerja keras seluruh elemen bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Prabowo usai menyaksikan tayangan video penanganan banjir dan longsor Sumatera dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam video tersebut, banyak masyarakat terdampak menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Tinjau Perbaikan Jalan Lembah Anai, Pastikan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Dipercepat

“Video tadi memang saya minta ditayangkan, tetapi saya tidak menyangka begitu banyak yang mengucapkan terima kasih kepada saya,” ujar Prabowo.
“Perlu saya sampaikan, itu bukan hasil saya pribadi, melainkan hasil kerja sama kita semua, terutama rekan-rekan di lapangan yang bekerja berminggu-minggu, bahkan mempertaruhkan nyawa demi membantu rakyat. Ada juga anggota kita yang gugur dalam tugas kemanusiaan ini,” tambahnya.

Presiden Prabowo kemudian menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, aparat TNI-Polri, relawan, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang terlibat langsung dalam penanganan bencana di Sumatera.

Warga Apresiasi Kepemimpinan Presiden

Salah seorang korban banjir dan longsor di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Ruslan Alamsyah Simatupang, menilai peran kepala negara sangat krusial ketika daerah dilanda musibah besar.

“Pak Prabowo sigap dan penuh dedikasi. Beliau turun langsung melihat penderitaan rakyat dan segera memerintahkan agar bantuan dipaksa menembus wilayah terputus, termasuk distribusi BBM dan pemulihan listrik di Sibolga dan daerah terdampak lainnya,” ungkap Ruslan.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memulai pembangunan 200 rumah hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Kota Sibolga. Program tersebut menjadi langkah penting relokasi permanen sekaligus percepatan pemulihan agar warga tidak terus bergantung pada hunian sementara.

“Terima kasih Pak Prabowo atas perhatian dan kepedulian terhadap korban bencana di Pulau Sumatera. Semoga proses pemulihan berjalan cepat dan kondisi segera pulih,” ujarnya.

Pemerintah Libatkan Daerah dan Stakeholder

Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah diminta bekerja cepat dan responsif dalam penanganan pascabencana. Pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal dilibatkan sejak awal agar pembangunan dan pemulihan berjalan efektif serta tepat sasaran.

Kunjungan Presiden ke lokasi pengungsian warga di GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi bukti keseriusan pemerintah memastikan penanganan bencana berjalan cepat, humanis, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.

Relawan: Bencana Tanggung Jawab Bersama

Relawan Kampus Muhammadiyah Sumatera Utara, Ikhuwana, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan perhatian khusus bagi korban banjir di Sumatera. Namun, ia menekankan bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah.

“Pak Prabowo tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kerja sama semua pihak karena bencana alam ini adalah masalah bersama seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat untuk bergotong royong membantu pemulihan pascabencana tanpa saling menyalahkan. “Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita bersama pemerintah mengatasi kondisi darurat dan membangun kembali daerah terdampak,” tegasnya.

Pengamat: Penanganan Perlu Komprehensif

Pengamat Sosial dan Media Massa, Fakhruddin Pohan, menilai pemerintah telah mengambil langkah-langkah penting dalam penanggulangan bencana, antara lain melalui koordinasi lintas sektor, peningkatan kesiapsiagaan, serta pemberian dukungan psikologis bagi korban, khususnya anak-anak.

Ia menegaskan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat terdampak meliputi bantuan darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, serta pemulihan sosial-ekonomi secara berkelanjutan. Media massa, menurutnya, juga berperan penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan meningkatkan kesadaran publik tentang kesiapsiagaan bencana.

Dorongan Perbaikan Jangka Panjang

Sementara itu, Direktur Eksekutif Yayasan Kelompok Kerja Sosial Perkotaan (KKSP), Maman Natawijaya, mendorong pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk melihat banjir Sumatera sebagai krisis struktural yang membutuhkan perubahan lintas sektor.

BACA JUGA: Prabowo: Negara Tak Boleh Kalah dari Korporasi, Sumber Daya Alam Harus untuk Rakyat

“Kami menghargai langkah cepat pemerintah, namun di lapangan masih ada kesenjangan serius, mulai dari akses air bersih, sanitasi, sekolah, hunian, hingga ancaman kesehatan dan ekonomi warga,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah mengambil keputusan yang lebih cepat dan terukur, khususnya dalam pemulihan sekolah, perlindungan anak, kelompok rentan, serta dukungan nyata bagi komunitas terdampak.

“Kritik ini kami sampaikan sebagai bentuk tanggung jawab bersama agar negara benar-benar hadir dan belajar dari kondisi riil masyarakat,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah cepat tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah rakyat, memastikan pemulihan pascabencana di Sumatera berjalan menyeluruh, berkelanjutan, dan berkeadilan. (KSC)

Pos terkait