KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Dentuman bass drum menggema kuat dari Lapangan Sepak Bola Universitas Asahan pada Minggu (10/5/2026). Suara perkusi yang berpadu dengan harmonisasi alat tiup menciptakan atmosfer penuh semangat, menandai pembukaan resmi UNA NBC (Universitas Asahan Marching Band Competition) 2026.
Ribuan penonton yang memadati arena larut dalam kemeriahan sebuah perhelatan yang tidak sekadar menghadirkan kompetisi, tetapi juga simbol kebangkitan seni dan olahraga marching band di Sumatera Utara.
Tahun ini, UNA NBC memiliki makna yang lebih mendalam. Selain memperebutkan Piala Bupati Asahan, kompetisi tersebut menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Dies Natalis ke-40 Universitas Asahan. Ajang ini sekaligus menjadi momentum kembalinya kompetisi marching band berskala besar setelah beberapa tahun vakum akibat pandemi global.
BACA JUGA: Bupati Asahan Dorong ASN Tingkatkan Pendidikan, Kolaborasi dengan IKDH Deli Tua Kian Diperkuat
Ketua Persatuan Drum Band Indonesia Kabupaten Asahan, Mapilindo, menyebut terselenggaranya kembali UNA NBC sebagai penanda bahwa semangat pembinaan atlet marching band di daerah tidak pernah benar-benar padam. Menurutnya, kompetisi ini melanjutkan kesuksesan penyelenggaraan pada tahun 2018 dan 2019 yang sempat terhenti karena situasi pandemi.
“Ajang ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi tentang menjaga semangat, disiplin, dan regenerasi atlet muda di Sumatera Utara,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Hal senada disampaikan perwakilan Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia, Fahrul Rozi. Ia menegaskan bahwa marching band kini telah berkembang menjadi cabang olahraga prestasi yang diperhitungkan di tingkat nasional, termasuk dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Menurut Fahrul, latihan marching band membentuk ketahanan fisik, kedisiplinan, dan kekompakan yang tinggi. Bahkan, sejumlah atlet marching band disebut mampu menembus satuan elite militer berkat pembinaan fisik yang mereka jalani selama bertahun-tahun di lapangan latihan.
Dukungan terhadap pengembangan marching band juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia. Cabang olahraga drumband dinilai sebagai salah satu penyumbang prestasi penting bagi Sumatera Utara pada berbagai ajang kompetisi antardaerah. Keberadaan kompetisi rutin seperti UNA NBC diyakini mampu menjaga proses regenerasi atlet sekaligus mempersiapkan talenta muda menuju target prestasi di PON mendatang.
Pembukaan UNA NBC 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh daerah dan unsur Forkopimda. Di antaranya Taufik Zainal Abidin yang membuka acara secara resmi, Kapten Inf. Erizal selaku Danramil 12 Air Batu mewakili Kodim 0208/Asahan, jajaran Polres Asahan, DPRD Kabupaten Asahan, Disporapar Asahan, hingga civitas akademika Universitas Asahan.
Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan apresiasi atas konsistensi Universitas Asahan dalam memadukan pendidikan akademik dengan pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Melalui UNA NBC, kampus dinilai berhasil mengambil peran strategis sebagai penggerak citra positif daerah melalui seni dan olahraga.
BACA JUGA: Asahan Perkuat Integritas Layanan Publik Menuju Daerah Percontohan Antikorupsi
Semangat perayaan semakin terasa saat prosesi pembukaan mencapai puncaknya. Pemukulan drum secara simbolis oleh unsur Forkopimda menjadi penanda dimulainya kompetisi. Sorak penonton pun pecah ketika tim-tim peserta memasuki lapangan dengan parade koreografi, permainan musik, dan atraksi visual yang memukau.
Momentum Dies Natalis ke-40 Universitas Asahan seakan menjadi penegasan bahwa usia matang sebuah institusi pendidikan tidak hanya tercermin dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuannya membina generasi muda melalui ruang kreativitas, disiplin, dan sportivitas.
Melalui UNA NBC 2026, Universitas Asahan kembali menunjukkan bahwa harmoni musik dapat menjadi energi besar untuk membangkitkan semangat daerah dan melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Sumatera Utara. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








