Geger Penemuan Mayat Terbakar di Kosan Indramayu: Pelaku Ternyata Polisi, Pacar Korban Sendiri

Geger Penemuan Mayat Terbakar di Kosan Indramayu: Pelaku Ternyata Polisi, Pacar Korban Sendiri
Ilustrasi Penangkapan

KLIKSUMUT.COM | INDRAMAYU – Warga Blok Ceblok, Desa Singajaya, Kabupaten Indramayu, digemparkan dengan penemuan mayat seorang wanita di dalam kamar kos, Sabtu (9/8/2025). Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan—penuh luka bakar. Fakta mencengangkan pun terungkap: pelaku pembunuhan diduga adalah pacar korban sendiri, yang ternyata anggota kepolisian aktif.

Korban diketahui bernama Putri Apriyani (21), warga Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Sindang, Indramayu. Identitas korban sempat tidak diketahui karena kondisi tubuh yang hangus, namun berhasil diungkap berkat kerja tim Inafis dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Ya, dari keterangan saksi yang mengenali korban, diketahui bahwa korban berinisial PA, warga Kabupaten Indramayu,” ujar Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, Sabtu (9/8).

Tak hanya nyawa korban yang melayang, uang tabungan miliknya senilai Rp 32 juta juga raib, diduga digasak pelaku setelah menghabisi korban.

BACA JUGA: Motif Ekonomi di Balik Pembunuhan Darmawati: Rekonstruksi Bongkar Fakta Baru

Setelah melakukan penyelidikan intensif, jajaran kepolisian akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Fakta yang mengejutkan publik: pelaku diketahui adalah Bripka Alvian Maulana, anggota Polri yang berdinas di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Video penangkapan Bripka Alvian beredar luas di media sosial. Dalam video itu, ia tampak dibekuk oleh petugas berpakaian preman, dengan tangan terikat. Bripka Alvian disebut merupakan pacar dari korban.

“Yang sudah diamankan (terduga pelaku pembunuhan Putri) di NTB,” kata Plh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Irfan Nurmansyah, Minggu (24/8/2025).

Bacaan Lainnya

Saat ini, Bripka Alvian sedang dalam perjalanan menuju Polres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait motif pembunuhan, namun kasus ini dipastikan menjadi atensi tinggi pihak kepolisian.

BACA JUGA: Tangis Pecah di RS Polri, Jenazah Kacab Bank BUMN Korban Penculikan Dimakamkan di Bogor

Pihak kepolisian belum mengungkap motif di balik aksi keji tersebut. Dugaan sementara mengarah pada motif asmara yang dibumbui persoalan ekonomi, mengingat hilangnya uang tabungan korban.

“Masih dalam perjalanan ke Polres Indramayu,” kata Irfan saat ditanya soal motif.

Kasus ini menyita perhatian publik, terutama karena pelaku adalah aparat penegak hukum. Warga berharap polisi bersikap transparan dan tegas dalam menangani perkara ini, tanpa pandang bulu. (KSC)

Pos terkait