kliksumut.com – Konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Indonesia Battery Corporation (IBC) menggandeng perusahaan dari Korea Selatan, LG, untuk membangun pabrik baterai untuk kendaraan listrik senilai $1,2 miliar. Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Senin (24/5), mengatakan pabrik itu akan memiliki kapasitas 10 gigawatts hours (GWh).
Dikutip kliksumut.com dari voaindonesia.com Pabrik tersebut, yang merupakan bagian dari kesepakatan kendaraan listrik senilai $9,8 miliar antara LG dan Indonesia yang ditandatangani tahun lalu, akan dibangun di Bekasi.
Bahlil tidak menjelaskan secara detil mengenai waktu pelaksanaan, tetapi menekankan pabrik tersebut akan dibangun “dalam waktu dekat.”
Baca juga: Baterai Mobil Listrik Indonesia Dapat Investor
“Pembangunan tahap pertama akan memiliki kapasitas produksi 10 GWh, yang nantinya akan digunakan untuk EV (kendaraan listrik -red) dari Hyundai,” tambahnya.
Menurut sebuah pernyataan, Kementerian Investasi mengatakan konsorsium LG terdiri dari unit LG yang berbeda, termasuk LG Chem, LG Energy Solution, LG International, dan produsen baja Korea Selatan POSCO dan perusahaan kobalt China, Huayou Holdings.







