Seorang juru bicara LG Energy Solution, bagian produksi baterai perusahaan, tidak dapat segera berkomentar ketika dihubungi oleh Reuters.
Baca juga: Kembangkan Mobil Listrik, Hyundai dan LG Bakal Bangun Pabrik Baterai di Indonesia
Reuters melaporkan awal bulan ini bahwa LG Energy Solution sedang mencari cara untuk membangun sel baterai canggih untuk pembuat EV AS Tesla Inc pada 2023 dan sedang mempertimbangkan lokasi produksi potensial di Amerika Serikat dan Eropa.
Sementara itu, pemerintah memiliki rencana ambisius untuk mulai memproses pasokan bijih nikel lateritnya yang digunakan dalam baterai lithium. Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi pusat global untuk memproduksi dan mengekspor kendaraan listrik.
Indonesia menargetkan untuk memproduksi baterai senilai 140 GWh pada tahun 2030. (red)








