ESG Bantu Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi

ESG Bantu Pulihkan Ekonomi Pasca Pandemi
Bursa Efek Indonesia (BEI)

MEDAN | kliksumut.com – Pandemi COVID-19 memasuki tahun kedua. Tantangan global dari perubahan iklim dan pandemi COVID-19 masih berlangsung di berbagai negara termasuk di Indonesia. Kesadaran masyarakat global pun semakin meningkat atas keterkaitan antara perubahan iklim dan pandemi. 

“Untuk menangani dampak negatif yang ditimbulkan di berbagai aspek diperlukan langkah bersama,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut Muhammad Pintor Nasution dalam keterangan tertulis diterima kliksumut.com, Minggu ( 1/8/2021).

Menurutnya, tantangan global ini kemudian mendorong berbagai pihak, khususnya para investor global maupun dalam negeri, untuk semakin menyadari pentingnya penerapan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh aktivitas bisnis dan pembangunan.

“Penerapan ESG ini diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi secara berkelanjutan,” sebut Pintor.

Hal ini, kata Pintor, dapat dilihat dari meningkatnya kepedulian investor mengenai aspek ESG yang ditunjukkan melalui hasil survei skala global yang dilakukan BNP Paribas Global tentang minat terhadap produk keuangan dari perusahaan berbasis ESG.

BACA JUGA: Kepala BEI Sumut: Di Masa Pandemi Investasi Bantu Pemulihan Ekonomi

Disebutkannya, terdapat peningkatan sebesar 20% atas pertimbangan investor terhadap aspek sosial sejak pandemi COVID-19 terjadi.

Kemudian, sebanyak 79% responden setuju dengan mempertimbangkan aspek sosial akan memberikan dampak positif juga bagi investasi jangka panjang dan manajemen risiko mereka.

Ia menyebut hal itu adalah peluang yang harus dimanfaatkan. Karenanya dibutuhkan upaya bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk dapat memasukkan inisiatif-inisiatif yang mendukung implementasi ESG serta turut mengintegrasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dalam setiap kebijakan, strategi dan kegiatan bisnisnya. 

“Upaya tersebut bertujuan agar  pemulihan perekonomian dan keuangan berkelanjutan di Indonesia tercapai,” ujarnya.

Beberapa upaya yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen regulator untuk mendukung penerapan ESG di lingkungan Pasar Modal Indonesia, diantaranya adalah dengan bergabungnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi partner dalam Sustainable Stock Exchange (SSE) pada 18 April 2019 serta sebagai Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) Supporters pada 15 Juni 2021. 

Pos terkait