Program Merdeka Belajar Universitas Simalungun diikuti lima fakultas di Kampus USI, yakni Teknik, Ekonomi, Hukum, FKIP, dan fakultas Pertanian, yang masing-masing diatur dalam Memorandum of Agreement. Rektor USI Dr. Corry, M.Si mengatakan sangat bersyukur perusahaan swasta seperti TPL memberikan dukungan atas program ini. Menurutnya ini merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa dalam penerapan dan praktek ilmu yang mereka dapat dapat jenjang pendidikan kemahasiswaan.
Baca juga: PFI Medan Bagi Ilmu Fotografi kepada Anak-anak Kampung Sejahtera
“Kami berterima kasih banyak pihak TPL mau mendukung program ini, dan saya himbau kepada seluruh mahasiswa peserta magang wajib mentaati peraturan dan displin yang berlaku dalam perusahaan. Dan seluruh kegiatan praktek industri dilapangan, menjadi kewajiban bagi mahasiswa untuk membuat laporannya,’ tegas Rektor USI Corry.
Hadir dalam pertemuan tersebut Advisor Socap TPL Ir. Simon H. Sidabukke, M.Si, Manager Corpcom TPL Norma Hutajulu, Wakil Rektor dan sejumlah Dekan di Fakultas USI (Hukum, Pertanian, Teknik, FKIP, Ekonomi).
Baca juga: Pengacara Dianiaya, KAUM Minta Kapolsek Medan Helvetia Tangkap Pelaku
Seperti yang diketahui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim kembali meluncurkan kebijakan Merdeka Belajar. Diberi tajuk Kampus Merdeka, kali ini, terdapat empat penyesuaian kebijakan di lingkup pendidikan tinggi. Kebijakan pertama adalah otonomi bagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) untuk melakukan pembukaan atau pendirian program studi (prodi) baru. Otonomi ini diberikan jika PTN dan PTS tersebut memiliki akreditasi A dan B. (wl)







