Dua Pekerja Terbawa Arus di Perairan Pulau Poto, Satu Meninggal dan Satu Hilang

Dua Pekerja Terbawa Arus di Perairan Pulau Poto, Satu Meninggal dan Satu Hilang
CARI KORBAN TENGGELAM: Tim SAR Tanjungpinang melakukan pencarian pekerja hilang di perairan Pulau Poto, Bintan, setelah arus kuat menyeret korban. (FOTO: Dalil Harahap)

KLIKSUMUT.COM | BINTAN ~ Dua pekerja mengalami musibah di perairan Pulau Poto, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Senin (19/1/2026) sekitar pukul 14.10 WIB. Tim SAR menemukan seorang korban ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Tanjungpinang melaporkan, peristiwa itu terjadi ketika para korban berenang di sekitar area ponton pengeboran milik PT. Shandong Geologi Eksplorasi, tepat di depan PT. BAI. Tiba-tiba Malik terseret arus deras dan berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan, dua rekannya, Ranggi dan Reza Ade Jumawar (27), segera melompat ke laut untuk menolong.

“Ranggi berhasil menyelamatkan diri ke ponton dan meminta bantuan karyawan lain, tetapi dua rekannya tidak dapat segera dievakuasi,” ujar pihak SAR.

BACA JUGA: Tim SAR Temukan Korban Jatuh dari Kapal Tamark 02 di Batam dalam Kondisi Meninggal Dunia

Dalam pencarian awal, tim menemukan Reza Ade Jumawar telah meninggal dunia. Korban merupakan warga Kampung Bina Maju, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur. Sementara Malik, warga Ganet, Kota Tanjungpinang, masih hilang dan tim SAR gabungan terus mencari di lokasi kejadian.

Tim SAR Bergerak Cepat Setelah Menerima Laporan

KPP Tanjungpinang menerima informasi resmi dari Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Daeng Salamun, pukul 19.00 WIB. Tim rescue langsung berkoordinasi dengan Polsek Bintan, Polair Bintan, dan Pos AL Kijang untuk memvalidasi kronologi dan titik koordinat kejadian pada posisi 0°53′32.1″N–104°40′23.3″E.

Bacaan Lainnya

Pada pukul 19.15 WIB, empat personel tim rescue berangkat menuju lokasi menggunakan Rescue Car Type II, perahu karet, dan mesin tempel (mopel).

BACA JUGA: Tim SAR Temukan Korban Terjun dari Jembatan di Jambi dalam Kondisi Meninggal Dunia

Lokasi kejadian berjarak sekitar 11,15 NM dari kantor SAR Tanjungpinang. Tim fokus melakukan penyisiran permukaan di sekitar perairan Pulau Poto untuk menemukan Malik.

Pencarian Masih Berlangsung

Pihak SAR menegaskan upaya pencarian terus berlanjut.

“Kami akan memaksimalkan semua sumber daya yang ada untuk menemukan korban Malik secepat mungkin,” kata salah seorang anggota tim rescue.

Tim SAR juga mengimbau masyarakat dan pekerja di sekitar perairan untuk tetap waspada terhadap arus deras. (KSC)

REPORTER: Dalil Harahap

Pos terkait