KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Situasi panas tengah menyelimuti Paris Saint-Germain (PSG) dan kiper utama mereka, Gianluigi Donnarumma. Penjaga gawang asal Italia itu merasa diperlakukan tidak adil oleh klub setelah dirinya dicoret dari skuad untuk Piala Super Eropa 2025 dan bahkan diabaikan dalam sesi latihan tim.
Dilansir dari RMC Sport, Donnarumma tidak masuk dalam daftar pemain PSG yang disiapkan menghadapi Tottenham Hotspur di laga Piala Super Eropa yang akan digelar, Kamis (14/8/2025) dini hari WIB. Keputusan ini memicu ketegangan besar antara sang pemain dan manajemen klub.
BACA JUGA: Arema FC Vs PSBS Biak 4-1: Dalberto Cetak Hattrick, Kemenangan Manis di Ultah ke-38 Singo Edan
Masalah bermula dari negosiasi perpanjangan kontrak Donnarumma. Kontrak kiper berusia 26 tahun itu akan berakhir pada musim panas 2026, dan PSG mulai mengambil langkah serius untuk mengamankan masa depannya. Namun, permintaan Donnarumma untuk kenaikan gaji sebagai syarat perpanjangan tak direspons positif oleh klub.
PSG yang dikenal tegas dalam kebijakan kontrak, memilih untuk memberi ultimatum. Jika Donnarumma tak segera memperpanjang kontraknya, maka klub siap melego sang kiper pada bursa transfer musim panas 2025. Mereka tak ingin kehilangan pemain secara gratis saat kontraknya habis.
BACA JUGA: Nova Arianto Fokus Beri Pengalaman Internasional untuk Timnas U-17 di Piala Kemerdekaan 2025
Sumber internal menyebutkan bahwa Donnarumma merasa “diperlakukan jahat” oleh klub. Ia kecewa karena loyalitas dan kontribusinya selama ini tak dihargai. Bahkan, perlakuan dengan **tidak mengikutsertakannya dalam latihan** dianggap sebagai bentuk hukuman diam-diam dari manajemen.
Situasi ini jelas membuat masa depan Donnarumma di Parc des Princes semakin abu-abu. Klub-klub besar Eropa dikabarkan mulai memantau kondisi ini dengan serius, termasuk Juventus dan Bayern Munchen yang tertarik membawa sang kiper pulang dari Prancis. (KSC)








