Dewa 19 Kembali Menggebrak: Konser All Stars 2.0 di GBK Pecahkan Rekor dan Hadirkan Sonata Nostalgia

Dewa 19 Kembali Menggebrak: Konser All Stars 2.0 di GBK Pecahkan Rekor dan Hadirkan Sonata Nostalgia
Dewa 19 (Ist)

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Grup musik legendaris Indonesia, Dewa 19, kembali mencuri spotlight dengan konser spektakuler Dewa 19 Featuring All Stars 2.0 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Gelaran ini tak hanya menjadi panggung reuni epik, tapi juga mencetak rekor baru kehadiran penonton dan momen emosional yang menggetarkan hati para Baladewa.

Dalam konser yang berlangsung pada 6–7 September 2025, Dewa 19 menampilkan Parade Vokalis yang menghadirkan kembali Ari Lasso, Once Mekel, Virzha, dan Ello sebagai penyanyi tamu. Momen paling menyentuh hadir ketika Ari Lasso membawakan lagu “Kirana” sebagai penghormatan untuk almarhum Erwin Prasetya, salah satu sosok penting dalam sejarah band.

Penonton pun dibuat larut dalam gelombang senter, jingga, dan kenangan masa lalu ketika giliran “Kangen”, “Cinta Kan Membawamu Kembali”, dan “Roman Picisan” dilantunkan. Dewa 19 sukses mengajak lautan manusia bernostalgia bersama lagu-lagu yang telah melekat kuat di hati generasi 90-an hingga sekarang.

Kehadiran puluhan ribu Baladewa menjadikan konser All Stars 2.0 sebagai satu dari konser tunggal dengan jumlah penonton tertinggi di Indonesia. Beberapa media melaporkan bahwa jumlah penonton menembus angka 85.000 orang menyalip rekor sebelumnya yang dipegang Dewa 19 di JIS dengan 75.000 orang.

Meski sempat menghadapi kendala teknis di H‑1 konser, tim produksi dan manajemen Dewa berhasil mengejar dan memperbaiki semua aspek panggung, dari pencahayaan hingga sound system, sehingga malam konser berjalan mulus dan spektakuler.

BACA JUGA: KLa Project: Perjalanan Legendaris Band Pop Indonesia yang Tak Lekang oleh Waktu

Tak hanya menampilkan musisi legendaris dalam negeri, konser ini juga menyuguhkan kolaborasi langka dengan musisi dunia. Penonton dibuat terpukau ketika Billy Sheehan dan Steve Vai tampil sebagai guest musician sebuah gebrakan internasional yang menunjukkan ambisi Dewa 19 di panggung global.

Sejak dibentuk di Surabaya pada 26 Agustus 1986, Dewa awalnya bernama Dewa 19 telah mengalami banyak transformasi. Formasi awal dibentuk oleh Ahmad Dhani, Andra Ramadhan, Erwin Prasetya, dan Wawan Juniarso. Seiring perjalanan waktu, nama Dewa menjadi identik dengan era kejayaan mereka di tahun 1990–an dengan vokalis Ari Lasso, lalu meledak semakin besar di era Once Mekel.

Bacaan Lainnya

Setelah vakum dan melakukan konser reuni, sejak 2021 Dewa 19 mulai merekam ulang lagu-lagu lama bersama vokalis tamu seperti Virzha dan Ello. Pada 2022, mereka secara resmi merilis single baru “Laki-Laki Bukan Pengecut” bersama Ello, menegaskan bahwa meski sudah berumur puluhan tahun, kreativitas dan gairah mereka masih menyala.

BACA JUGA: Warung Betawi Ayah Ayu Ting Ting Curi Perhatian, Ini yang Bikin Netizen Penasaran!

Tak semua komentar datang dalam pujian. Beberapa Baladewa pengunjung konser di masa lalu seperti konser di JIS mengeluhkan akses, transportasi, dan parkir. Beberapa bahkan mengaku “trauma” setelah pengalaman buruk keluar stadion pada konser sebelumnya karena kemacetan dan kurangnya fasilitas pendukung.

Kesuksesan dan rekor baru di GBK ini menunjukkan bahwa Dewa 19 tetap relevan dan bisa menyatukan lintas generasi dalam satu panggung besar. Namun tantangan dari aspek teknis, logistik, dan manajemen harus terus dievaluasi agar pengalaman Baladewa tidak hanya memukau secara musik, tapi juga nyaman dari sisi pelayanan. (KSC)

Pos terkait