KLIKSUMUT.COM – Sumatera Utara memang tidak pernah kehabisan pesona wisata alam. Selain Danau Toba yang mendunia, provinsi ini masih menyimpan banyak destinasi eksotis yang belum banyak tersentuh wisatawan. Salah satunya adalah Danau Siais, primadona tersembunyi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang menawarkan keindahan alam menyejukkan mata dan suasana yang menenangkan jiwa.
Terletak jauh dari pusat kota Medan, Danau Siais selama ini jarang dikunjungi wisatawan. Padahal, danau ini menyimpan panorama yang tidak kalah menawan dari destinasi populer lainnya.
Danau Siais dinobatkan sebagai danau terbesar kedua di Sumatera Utara setelah Danau Toba. Dengan luas mencapai 4.500 hektare, danau ini dikelilingi oleh hutan hijau, perbukitan asri, dan air danau yang tenang membentuk lanskap menawan yang terlihat seperti lukisan alam.
Danau Siais berada di Kelurahan Rianiate, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan. Dari Kota Padang Sidempuan, jaraknya sekitar 60–63 km atau sekitar 2 jam perjalanan. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi pemandangan bukit-bukit dengan tebing-tebing yang menjulang tinggi.
Salah satu daya tarik utama Danau Siais adalah suasananya yang masih alami dan minim keramaian. Kondisi ini menjadikan danau ini sebagai spot camping favorit bagi para pecinta alam. Area perkemahan tersedia cukup luas dan berada di tepi danau dengan latar pegunungan hijau—cocok untuk healing dan melepas penat dari hiruk pikuk kota.
Selain berkemah, wisatawan juga bisa menikmati kegiatan lain seperti: piknik keluarga, menjelajah perahu atau kano, eksplorasi bukit di sekitar danau dan berfoto di spot alam yang instagramable.
BACA JUGA: Pantai Gawu Soyo, “Pink Beach”-nya Nias yang Eksotis dan Masih Perawan
Karena belum tersedia transportasi umum, wisatawan disarankan membawa kendaraan pribadi atau menyewa kendaraan dari Padang Sidempuan. Rute yang bisa diambil adalah: Dari Padang Sidempuan, ambil jalur Jl. Lintas Barat Sumatra, lanjut ke Jl. Balige, teruskan perjalanan menuju Jl. Batang Toru dan ikuti petunjuk menuju kawasan Danau Siais
Meskipun beberapa titik jalan cukup berkelok, pemandangan perbukitan dan danau yang perlahan muncul di kejauhan siap menyambutmu.
Kabar baik bagi wisatawan, berkunjung ke Danau Siais sepenuhnya gratis. Kamu bisa datang kapan saja karena kawasan ini belum memiliki jam operasional khusus. Namun, aktivitas seperti naik perahu atau kano hanya tersedia saat siang hari.
Seperti banyak destinasi alam di nusantara, Danau Siais juga memiliki legenda yang menarik. Pada tahun 1920-an, Tuan Syekh Muhammad Syarif berupaya melakukan pembersihan sungai di kawasan ini. Ia kemudian mencari 7 ekor ikan jurung (ikan merah) yang diyakini membantu menyucikan air sungai.
Sejak saat itu, ikan jurung dianggap ikan keramat, dan masyarakat setempat hingga kini melarang penangkapannya demi menjaga kelestarian alam dan tradisi.
Danau Siais dikenal memiliki air yang sangat tenang, cocok untuk aktivitas santai seperti: berkeliling dengan perahu atau kano, Bersantai di tengah danaudan Berfoto dengan latar pegunungan.
BACA JUGA: Pulau Putri Sibolga: Surga Bahari Eksotis di Sumatera Utara yang Wajib Masuk Bucket List!
Suasana sunyi, angin sepoi-sepoi, dan pemandangan eksotis membuat pengalaman menyusuri danau ini terasa istimewa.
Sebelum tiba di tepian danau, pengunjung akan disambut oleh jalan berkelok di antara perbukitan hijau. Spot ini bahkan sering dijadikan tempat swafoto oleh wisatawan karena keindahannya yang dramatis dan menyegarkan mata.
Dengan pesona alam yang masih alami, suasana yang menenangkan, hingga legenda yang memperkaya kisahnya, Danau Siais layak menjadi destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara. Bagi kamu yang ingin menikmati suasana alam yang damai dan jauh dari hiruk pikuk kota, Danau Siais adalah pilihan yang tepat. (KSC)
TIM REDAKSI








