Dana Non Kapitasi Nakes Aceh Selatan Belum Cair Jelang Lebaran 2026

Dana Non Kapitasi Nakes Aceh Selatan Belum Cair Jelang Lebaran 2026
DANA NON KAPITASI BELUM CAIR: Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Yuhelmi. Tenaga nakes Aceh Selatan menunggu pencairan dana non Kapitasi menjelang Lebaran 1447 H. (FOTO: Dahyati)

KLIKSUMUT.COM | ACEH SELATAN ~ Tenaga kesehatan (nakes) di Aceh Selatan mempertanyakan kejelasan pencairan dana non Kapitasi yang menjadi harapan mereka untuk membayar kebutuhan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Ribuan nakes mengaku belum menerima dana yang dijanjikan selama tujuh bulan sejak awal 2025.

Seorang tenaga nakes, Tamtawir, menyampaikan langsung kekhawatirannya kepada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Selatan, Samsul Bahri, usai apel penyerahan SK PKKK Paruh Waktu di Lapangan Naga Tapaktuan, Jumat (13/3/2026). Ia menegaskan, dana non Kapitasi yang seharusnya bisa membantu mereka menghadapi Lebaran belum jelas kapan cair.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Selatan, Samsul Bahri menyebutkan pihaknya belum dapat mencairkan dana non Kapitasi dengan alasan belum menerima Surat Perintah Membayar (SPM).

BACA JUGA: Gubernur Sumut Berikan THR untuk Guru PPPK dan GTT

“Bagaimana kami bisa cairkan Dana Non Kapitasi, sementara SPM-nya saja belum masuk ke kami. Jika sudah masuk, pasti kami cairkan. Kalau SPM-nya masuk hari ini, hari ini juga terus kami proses langsung.,” tegasnya.

Antrian SPM di BPKD

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Yuhelmi, menyatakan SPM sudah siap, namun belum diserahkan ke BPKD karena adanya antrean pengajuan di kantor tersebut.

Pernyataan ini dianggap sebagian nakes sebagai upaya saling lempar tanggung jawab antara Dinas Kesehatan dan BPKD.

BACA JUGA: THR ASN 2026 Mulai Cair! Rp3 Triliun Sudah Masuk Rekening 631 Ribu Pegawai, Pensiunan Hampir Tuntas

Bacaan Lainnya

Harapan Nakes Menjelang Lebaran

Tenaga nakes menegaskan, mereka berharap dana non Kapitasi selama tujuh bulan tersebut bisa dicairkan sebelum Lebaran.

“Janganlah kami dijadikan pengemis atas hak kami sendiri. Kami sudah menjalankan tugas semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat, tapi setiap tahun hak kami tidak pernah dibayar penuh,” ujar Amri, salah satu nakes, dengan wajah penuh harap. (KSC)

REPORTER: Dahyati

Pos terkait