KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pemerintah mulai mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hingga Jumat (6/3/2026), dana yang telah masuk ke rekening pegawai pemerintah pusat tercatat mencapai Rp3 triliun.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa dana tersebut telah diterima oleh sekitar 631.000 pegawai dari total 2,2 juta ASN di tingkat pusat.
“Jumlah THR yang telah dibayarkan pada tanggal 6 Maret adalah sebesar Rp3 triliun untuk 631.000 pegawai dari total 2,2 juta ASN. Berarti ada yang masih belum ngambil,” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Pemerintah memastikan proses pencairan THR ASN masih terus berlangsung secara bertahap. Dengan jumlah penerima yang mencapai jutaan pegawai, penyaluran dilakukan secara sistematis melalui masing-masing instansi pemerintah.
Sejauh ini, realisasi pembayaran masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring penyelesaian administrasi di berbagai kementerian dan lembaga.
Berbeda dengan ASN aktif, penyaluran THR untuk pensiunan ASN justru menunjukkan progres yang jauh lebih cepat.
Pemerintah telah menyalurkan dana sebesar Rp11,4 triliun kepada para pensiunan. Angka ini setara dengan 93,5 persen dari total target penerima.
BACA JUGA: Pemerintah Diminta Redam Kekhawatiran Publik soal Kelangkaan BBM Dampak Konflik Timur Tengah
Capaian tersebut menjadikan pencairan THR pensiunan sebagai yang paling cepat dibanding kategori penerima lainnya.
Sementara itu, pencairan THR bagi ASN di tingkat pemerintah daerah masih relatif rendah.
Hingga saat ini, realisasi penyaluran baru mencapai Rp127,6 miliar. Rendahnya angka tersebut disebabkan baru tiga pemerintah daerah yang telah melakukan proses pencairan dari total 546 pemda di seluruh Indonesia.
Pemerintah daerah diperkirakan akan mulai mempercepat proses pencairan dalam waktu dekat agar THR dapat diterima ASN sebelum Hari Raya.
Sebelumnya, pemerintah telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN tahun 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa angka tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun 2025 yang sebesar Rp49 triliun.
“Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp55 triliun, dibanding tahun lalu ini meningkat. Tahun lalu Rp49 triliun, naik 10 persen,” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
BACA JUGA: DWP Kemenperin Bagikan 1.030 Paket Tali Kasih Ramadhan
THR tahun ini diberikan kepada berbagai kelompok aparatur negara, mulai dari: ASN, PPPK, TNI, Polri, Pensiunan ASN dan pejabat negara
Pemerintah memastikan komponen THR dibayarkan secara penuh 100 persen, termasuk: gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan serta berbagai tunjangan lainnya.
Dengan pencairan yang terus berjalan, jutaan ASN diharapkan dapat segera menerima THR mereka untuk memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya. (KSC)
TIM REDAKSI





