Choki Berambisi Jadi Kontingen Sumut Di Arena PON

MEDAN | kliksumut.com Hobi berenang sejak umur 8 tahun membuat cowok yang akrab di sapa Choki didaftarkan ke klub renang di Medan. Dari kolam renang tersebut dirinya memulai karir sebagai atlet akuatik dengan mengikuti berbagai turnamen di Sumatera Utara. Prestasi yang diraih membuat dirinya semakin berambisi untuk menuju tingkat nasional pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Sumut-Aceh.

Renang merupakan salah satu jenis olahraga yang dipertandingkan di ajang Olimpiade. Jenis olahraga ini sudah dipertandingkan sejak Olimpiade Athena pada tahun 1896. Pada ajang Olimpiade, renang belum pernah menyumbangkan medali buat Indonesia sejak pertama kali berpartisipasi pada 1952 hingga Olimpiade terakhir di Rio 2016. Darah renang yang mengalir dalam tubuh pemilik nama Choky Arifandi Uliansyah Ritonga ini semakin menggelora setelah melihat video pertandingan renang olimpiade.

BACA JUGA: Mantan Atlet Aquatic Sumut Bersatu Majukan Renang di Sumut

“Saya tertarik mengikuti renang karena hobi sekaligus terinspirasi karena melihat video olimpiade renang. Target kedepannya tentu saya akan berusaha untuk mencapai ke tingkat olimpiade. Namun sebelum menuju arena tingkat internasional, saat ini fokus latihan untuk menjadi bagian kontingen Sumut yang berlaga di PON Sumut-Aceh pada 2024 mendatang,” ujar pelajar SMA Muhammadiyah 2 Medan ini, Sabtu (16/4/2022).

Cowok yang dilahirkan di Desa Marindal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang sejak usai delapan tahun akrab dengan kolam renang. Perenang yang dilahirkan 17 tahun silam ini mengaku awalnya ketularan dari teman yang saat itu terlihat asyik berenang. Choki kecil kemudian ikut mencoba dan menjadi ketagihan menceburkan diri di kolam renang. 

Orangtua Choki melihat potensi tersebut. Sejak saat itu, Choki rajin berlatih dan masuk ke klub renang Sovie Swima Gemilang Aquatic di bawah binaan pelatih M. Qori Affandi. Walaupun terbilang masih muda, tapi nama Choki sudah tercacat sebagai pemenang dalam beberapa kejuaraan renang.

“Program latihan menjelang Kejurda Renang Sumut sebagai ajang seleksi menuju PON Sumut-Aceh, tersebut dilakukan untuk lebih memantapkan program menjelang kompetisi dengan intesitas latihan semakin ditingkatkan yakni satu minggu 12 kali latihan dengan rincian sembilan kali berenang dan 3 kali fitness,” terang anak dari pasangan Boy Fadlin Amry Ritonga dan Qori Rohaiwani.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: Wabup Fauzi Yusuf Minta Perbakin Aceh Utara Siapkan Atlet Hadapi PORA ke-36

Perenang yang berdomisili di Jalan dr Mansyur Medan ini menuturkan untuk mencapai target prestasi nasional tentunya bukan pekerjaan yang mudah diraih. Tidak dipungkuri atlet daerah lain juga menginginkan hal yang sama sehingga persaingan semakin ketat untuk menjadi bagian dari tim Sumut.

“Target ke depan tentunya saya ingin berdiri di podium pertama dipertandingan berlevel nasional dan internasional. Prestasi ini untuk dapat membahagiakan kedua orang tua yang selalu memberikan motivasi dan dukungan serta doa saat bertanding,” pungkas anak kedua dari tiga bersaudara ini (BNL)

Pos terkait