KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, dua unit kendaraan roda dua raib digondol maling dalam waktu singkat dari rumah kost di Jalan Dr. Mansur, Gang Dame, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (12/9/2025) dini hari sekira pukul 02.25 WIB.
Motor yang dicuri jenis Yamaha N-Max dengan nomor polisi BL 4178 IL milik Sabarina Banurea (23), dan Honda Beat Street dengan pelat nomor BM 6702 BAG milik penghuni kost lainnya, Intan Br Siagian. Aksi pencurian itu terekam jelas oleh kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.
BACA JUGA: Polrestabes Medan Amankan Puluhan Sepeda Motor Di Simalingkar, PJU Polrestabes Medan Pilih Bungkam
Kronologi Kejadian
Ditemui awak media pada Jumat siang (12/9/2025), Sabarina menceritakan detik-detik hilangnya motor miliknya dan temannya. Ia mengaku baru pulang kerja dan sempat makan malam bersama beberapa rekannya di kawasan Jalan Pembangunan.
“Waktu kami pulang sekitar pukul 02.20 WIB, motor kami masih ada di parkiran. Tapi begitu kami tertidur, sekitar lima menit kemudian, dua motor itu sudah hilang,” ujar Sabarina.
BACA JUGA: Polres Tanah Karo Ringkus Dua Tersangka Maling Gas
Dari rekaman CCTV, tampak dua orang pelaku yang beraksi dengan cepat dan terorganisir. Mereka pertama kali mengambil Yamaha N-Max milik Sabarina, kemudian kembali lagi beberapa menit kemudian untuk mencuri Honda Beat Street milik Intan.
“Pelakunya dua orang. Setelah ambil motor saya, mereka balik lagi. Salah satunya bahkan memakai mantel yang disimpan di jok motor saya, lalu mencuri motor Intan,” imbuhnya.
BACA JUGA: Coba Melarikan Diri, Polsek Medan Sunggal Hadiahi Timah Panas Duo Spesialis Maling Toko
Pelaku Masuk dengan Merusak Gembok
Menurut informasi dari penghuni kost, para pelaku berhasil masuk ke halaman rumah kost dengan cara merusak gembok pagar. Aksi mereka berlangsung cepat dan tanpa disadari penghuni lainnya, yang tengah tertidur lelap.
Kejadian ini membuat para penghuni kost cemas dan berharap aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut. Beberapa di antaranya bahkan mempertimbangkan untuk memasang sistem keamanan tambahan seperti kamera CCTV pribadi dan alarm motor.
BACA JUGA: Bank Danamon Disatroni Maling, Polisi Lakukan Penyelidikan
Terkendala dalam Pelaporan
Sabarina menyebutkan bahwa ia telah mencoba melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sunggal. Namun, pelaporan belum bisa diproses karena dokumen kendaraan seperti BPKB masih berada di kampung halamannya.
Menanggapi hal ini, Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, mengimbau agar korban segera melengkapi dokumen kendaraan agar laporan dapat diproses secepatnya.
“Kami minta korban membawa surat-surat kendaraan seperti STNK dan BPKB untuk mempermudah proses penyelidikan,” ujarnya.
BACA JUGA: Terjebak Di Genteng Saat Beraksi, Spesialis Maling Rumah Langsung Diciduk Polsek Delitua
Maraknya Pencurian Motor di Medan: Waspada dan Perkuat Keamanan
Kasus pencurian sepeda motor di Medan bukanlah hal baru. Dalam beberapa bulan terakhir, laporan kehilangan kendaraan bermotor semakin meningkat, terutama di kawasan padat penduduk dan pemukiman mahasiswa seperti Medan Selayang.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk menggunakan kunci ganda, parkir di tempat yang terang dan aman, serta memasang sistem pengaman tambahan seperti GPS tracker atau alarm anti-maling. (KSC)








