KARO | kliksumut.com – Bupati Karo Cory Sebayang hadiri acara pembukaan Groundbreaking pekerjaan jalan dan Jembatan Provinsi Sumatera Utara untuk kepentingan strategis Daerah Provinsi Sumatera Utara di Desa Sukamakmur Kabupaten Deliserdang, Senin (27/06/2022).
Dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Wakil Ketua DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani bersama Wakil Kajati Sumut Edyward Kaban, Bupati Karo Cory Sebayang, Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Bambang Pardede, Direktur Operasional PT Waskita Karya (Persero), serta unsur Forkopimda Sumut menekan sirene menandai dimulainya secara serentak pembangunan jalan dan jembatan prioritas di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.
BACA JUGA: Proyek Jalan 450 Km Dimulai, Tahun 2023 sekitar 81% Jalan Rusak di Sumut Tuntas
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Bambang Pardede menjelaskan pembangunan jalan dan jembatan Provinsi Sumatera Utara untuk kepentingan strategis daerah Provinsi Sumatera Utara.
“Kegiatan pembangunan jalan dan jembatan Provinsi Sumatera Utara untuk kepentingan strategis daerah Provinsi Sumatera Utara ini direncanakan selesai dalam kurun waktu delapan belas bulan. Kegiatan ini meliputi Peningkatan jalan dan pembangunan jalan sepanjang 450 km, 71 km drainase, 20 unit jembatan rangka baja, beton dan box culvert,” ujarnya.
Penanganan kegiatan ini berada pada 121 jalan yang terdistribusikan ke seluruh kab/kota di Provinsi Sumatera Utara kecuali di Kabupaten Labuhan Batu Selatan karena belum adanya jalan berstatus milik provinsi.Pendanaan proyek prioritas ini berasal dari APBD Sumut 2022 sebesar Rp 500 miliar, APBD Sumut 2023 Rp 1,5 triliun dan APBD Sumut 2024 Rp 700 miliar.
BACA JUGA: Gubernur Sumut Alokasikan 30% Anggaran, Rp 2,7 Triliun untuk Perbaikan Jalan Zona Dataran Tinggi
Sedangkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutanya mengatakan pembangunan jalan alternatif medan ke berastagi diharapkan dapat mengurai kemacetan.
“Dengan adanya pembangunan jalan alternatif medan ke berastagi diharapkan dapat mengurai kemacetan, meningkatkan arus transportasi dan distribusi barang, khususnya hasil pertanian dari Karo ke Medan semakin lancar sehingga secara ekonomis akan membantu perekonomian Sumatera Utara,” pungkasnya. (Her/Del)








