Dalam kesempatan tersebut, Bobby Nasution juga berdialog dengan salah seorang pelajar SMP Negeri 4, Junita Simanjuntak. Pelajar tersebut menanyakan kepada Bobby Nasution apakah setelah vaksin bisa sekolah tatap muka. Sebab menurut Junita banyak kendala selama pembelajaran online seperti tidak semua memiliki android atau kuota. Selain itu hal senada disampaikan Nehemia, siswi di SMP Negeri 23. Dirinya juga meminta kepada Bobby Nasution agar sekolah tatap muka digelar.
Menjawab pertanyaan kedua siswi tersebut, Bobby Nasution mengungkapkan bahwa Sekolah tatap muka dilakukan apabila pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) turun level. “Kita semua berdoa dan terus berupaya agar PPKM di Medan dapat turun dari level IV ke level III atau II. Sebab saat ini setelah ada perbaikan pendataan kasus aktif dari 7.000 perhari, menjadi 1.500 kasus aktif perharinya,” jelasnya.
BACA JUGA: Bobby Nasution Apresiasi Peran Wartawan, Demi Tugas Sampai Terpapar Covid-19
Sementara itu Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 23 Jamal Husein Harahap mengungkapkan vaksinasi hari ini kita lakukan secara bertahap, dimana perharinya jumlah pelajar yang divaksin sebanyak 200 orang per sekolah. Di tempat ini, jelasnya, ada 5 Sekolah yang mengikuti Vaksin, yakni SMP Negeri 3, SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 6 serta SMP 8.
“Hari ini sebanyak 1.000 pelajar akan disuntik vaksin dari 5 sekolah. Seluruh pelajar sangat senang dan antusias mendapatkan suntikan Vaksin, sebab mereka rindu dan berharap dapat segera sekolah tatap muka,” jelasnya sembari menyampaikan seluruh fasilitas Protokol Kesehatan di sekolah sudah dipersiapkan untuk pelaksanaan Sekolah tatap muka. (Alian)








