KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Tim gabungan pencarian dan pertolongan (SAR) terus bekerja tanpa henti untuk menemukan korban meninggal dunia akibat bencana banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hingga Kamis (1/1/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan penemuan tiga jasad baru di wilayah Aceh Utara.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bahwa penemuan tersebut merupakan hasil dari operasi pencarian yang masih berlangsung di tiga provinsi terdampak banjir.
“Hasil dari operasi pencarian dan pertolongan yang masih dilakukan di tiga provinsi pada hari ini ada tiga jasad yang ditemukan di Aceh Utara,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube @bnpb_indonesia, Kamis (1/1/2026).
BACA JUGA: BNPB: Banjir Sumatera, Korban Meninggal 1.137 Jiwa dan 163 Orang Masih Hilang
Dengan penambahan tersebut, total korban meninggal dunia akibat banjir kini mencapai 1.157 jiwa, meningkat dari sebelumnya 1.154 korban. BNPB menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban yang terdampak musibah ini.
“Sehingga ini menambah jumlah total rekapitulasi korban jiwa meninggal dunia dari 1.154 jiwa per kemarin menjadi hari ini 1.157 jiwa,” lanjut Abdul.
Berdasarkan data BNPB, Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia tertinggi, yakni 530 jiwa. Angka tersebut disusul oleh Sumatera Utara sebanyak 365 jiwa, serta Sumatera Barat dengan 262 jiwa.
BACA JUGA: BNPB Perkuat Penanganan Banjir dan Longsor di Sumatra Lewat Kolaborasi Pentaheliks Nasional
BNPB menegaskan bahwa operasi pencarian korban masih terus dilanjutkan, terutama untuk menemukan warga yang hingga kini masih dinyatakan hilang. Dari catatan sementara, 165 orang masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Pemerintah bersama unsur TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat terus mengoptimalkan upaya pencarian serta penanganan darurat di wilayah terdampak banjir. (KSC)
TIM REDAKSI








