MEDAN | kliksumut.com – Tatapan optimis bagi atlet wushu ini semakin matang dan percaya diri dalam menghadapi laga PON XX/Papua 2021 yang dihelat, Oktober mendatang. Genggaman medali menjadi target untuk mencapai puncak prestasi diarena unjuk prestasi antar atlet wushu se-Indonesia.
Pria bernama lengkap Roberto Manik terus berpacu untuk berbenah diri dalam teknik dan fisik. Meskipun dalam suasana covid 19, atlet yang akrab disapa Berto ini tetap melakukan latihan secara mandiri di bawah binaan pelatih Salwi Simbolon.
Baca juga: Pangdam I/BB: “Kita Semua Saudara, Harmonis Dalam Kerukunan”
“Walaupun dalam suasana covid 19 latihan tetap dilakukan sebagai persiapan dan mematangkan diri agar dapat tampil prima di laga PON Papua. Tentunya target menuju podium satu,” ujar cowok yang dilahirkan di Kabanjahe ini, Rabu (21/4/2021).
Petarung yang berlaga Wushu Sanda 70 kg ini, sebelum terjun ke dunia cabang olahraga bela diri, tercatat sebagai pesepakbola yang bergabung di klub Irian FC Kabanjahe. Seiring perjalanan waktu atlet yang berdomisili di Jalan Irian Gg
Arih Ersada Kabanjahe ini mulai tertarik dengan Wushu Sanda karena melihat penampilan sang senior dan juga merupakan teman sepermainan Hendrik Tarigan.








