Bekas Rumah Pelaku Penikaman Menko Polhukam Heboh, Keluarga Sudah Dua tahun tidak disini

Foto Kiriman warga

MEDAN | kliksumut.com – Bekas rumah salah satu pelaku penikaman terhadap Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH yang merupakan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) menjadi heboh, pasalnya para jurnalis dan aparat keamanan mendatangi alamat yang ditemukan indentitas kartu tanda penduduk (KTP) pelaku Syahril Alamsyah Alias Abu Rara.

Kehobohan yang terjadi, disebabkan para jurnalis dan aparat keamanan yang datang untuk melakukan pengecekan dan mengumpulkan data-data informasi dari beberapa sumber yang ada.

Baca : Anak Medan Tusuk Menko Polhukam

Salah satu warga yang bernama yang biasa di sebut mas bro mengungkapkan bahwa Syahril Alamsyah Alias Abu Rara sudah lama tidak berada di alamat tersebut, sebab sejak adanya pembangunan jalan tol dari Tanjung Mulia hingga ke Kota Binjai. “yah udalah lama bang syahril tidak tinggal disini,” ungkap mas bro di lokasi.

Memang di Jalan Syahrial VI No 104 LK, Desa Tanjung Mulia Hilir, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara sudah berubah, dilihat dari pantau di lokasi. Bahkan keluarga yang masih ada hubungan dengan pelaku bernama Mariono sepupunya mengatakan bahwa Syahril adalah sepupunya dari hubungan orang tuanya. “Memang saya ada hubungan dengan Syahril, dan sudah dua tahun yang lalu dia tidak tinggal disini,” ungkap Mariono

Baca : RIK Kecam Penikam Terhadap Wiranto, Bagaimana Kerja Aparat Sebenarnya?

Mariono juga menjelaskan bahwa Syahril memang sering mengikuti kelompok pengajian, dan sering bolak-balik ke Medan. “Kalau dia keseharian dulunya biasa saja seperti orang biasanya, memang dia ada ikut kelompok pengajian,” tuturnya.

Dari berita sebelumnya, bahwa Syahril Alamsyah Alias Abu Rara bersama teman wanitanya bernama Fitri Andriana Binti Sunarto melakukan penusukan terhadap Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH yang merupakan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Kamis (10/10/2019) sekitar pukul 11.55 WIB.

Bacaan Lainnya

Kejadian ini, terjadi di depan Gerbang Lapangan Alun – alun Menes Desa Purwaraja Kec. Menes Kab. Pandeglang terjadi penyerangan oleh kedua tersangka kepada Menko Polhukam Wiranto dengan sejata tajam (Sajam) berupa gunting secara membabi buta, sehingga mengakibatkan luka tusuk Kapolsek Menes, Kompol Dariyanto yang tidak jauh dari Menko Pulhukam, akibatnya Kompol Dariyanto luka dibagian punggung. (wali)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan