EDITOR: Wali
KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Feri Mulia Siagian, menandatangani Fakta Integritas dalam acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025. Acara tersebut berlangsung secara digital di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, dan turut dihadiri Pejabat Gubernur Sumatera Utara, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si.
Kegiatan ini menjadi momen penting bagi pemerintahan daerah dan perwakilan satuan kerja di Sumatera Utara dalam menyongsong implementasi APBN 2025 yang disusun di tengah transisi pemerintahan hasil Pemilu 2024.
DIPA 2025: Instrumen Stabilitas di Tengah Ketidakpastian Global
Indra Soeparjanto, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Utara, dalam sambutannya menegaskan bahwa APBN 2025 dirancang untuk melindungi masyarakat dan perekonomian nasional dari berbagai tantangan global.
“APBN adalah instrumen vital untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menghindari potensi krisis. Meski diterpa pandemi, dinamika politik global, hingga konflik seperti perang Rusia-Ukraina dan ketegangan ekonomi Amerika-Tiongkok, Indonesia berhasil menjaga stabilitasnya,” ujar Indra.
Ia juga menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid di angka 5 persen sejak 2022 hingga 2024, meski ekonomi global melambat akibat perang dagang. Dengan fondasi ini, pemerintah optimistis APBN 2025 akan menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi dalam lima tahun ke depan, dengan prioritas pada pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan ketahanan pangan.
Fokus pada Penggunaan Anggaran yang Tepat Sasaran
Pejabat Gubernur Sumatera Utara, Dr. Drs. A. Fatoni, M.Si, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran.
“Bupati dan walikota harus memastikan bahwa anggaran APBN 2025 digunakan secara tepat sasaran untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, kualitas belanja, dan inovasi daerah,” tegas Fatoni.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas untuk menghadapi tantangan global, seperti perkembangan teknologi informasi yang menggerus lapangan kerja. Dengan investasi pada pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan daya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Prioritas: Pendidikan, Kesehatan, dan Ketahanan Pangan
Presiden Republik Indonesia dalam pidatonya yang dibacakan Fatoni menekankan pentingnya swasembada pangan, kemandirian energi, serta penyediaan perumahan layak huni.
“Anggaran pendidikan, infrastruktur sekolah, kesehatan, dan pangan harus menjadi prioritas utama. Setiap anggaran harus dirancang secara produktif untuk memastikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Fatoni menutup pidatonya.
Hadir Tokoh Penting
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Kejati Sumut, Kapolda Sumut, Pangdam I/BB, serta sejumlah kepala daerah seperti Walikota Medan Bobby Afif Nasution, Walikota Binjai, dan Bupati Langkat. Selain itu, hadir pula perwakilan KPU Sumut, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Universitas Negeri Medan, serta instansi terkait lainnya.
Penandatanganan Fakta Integritas oleh Ketua Bawaslu Sumut, Feri Mulia Siagian, menjadi simbol komitmen untuk melaksanakan anggaran secara transparan dan akuntabel, sejalan dengan visi pembangunan Sumatera Utara yang lebih maju dan berdaya saing.
Acara ini menegaskan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai instansi dalam memastikan APBN 2025 memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan komitmen bersama, Sumatera Utara diharapkan mampu menjadi salah satu provinsi yang memimpin pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan. (KSC)








