KLIKSUMUT.COM | KARAWANG – Bank BJB kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau. Komitmen ini diwujudkan melalui dukungan aktif terhadap Program Pembangunan Tiga Juta Rumah, salah satu agenda nasional yang berfokus pada pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai bentuk nyata dari dukungan tersebut, bank bjb bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Aula Husni Hamid, Komplek Pemda Karawang. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di wilayah Jawa Barat.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Bupati Karawang Aep Syaepuloh, serta jajaran direksi bank bjb, antara lain Direktur Utama Yusuf Saadudin, Direktur Konsumer dan Ritel Nunung Suhartini, dan Direktur Korporasi dan UMKM Mulyana.
Turut hadir pula unsur Forkopimda Karawang, asosiasi pengembang perumahan, lembaga pembiayaan, pelaku jasa konstruksi, serta komunitas UMKM.
Direktur Utama Bank BJB, Yusuf Saadudin, menegaskan bahwa sektor perumahan memiliki efek domino terhadap perekonomian.
“Pembangunan rumah tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor-sektor pendukung seperti bahan bangunan, konstruksi, dan tenaga kerja lokal. Program ini menjadi katalisator penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya saing industri properti di Jawa Barat,” ujarnya.
Kabupaten Karawang dipilih sebagai lokasi strategis kegiatan ini karena perannya sebagai pusat industri nasional dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat. Seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja, permintaan terhadap hunian layak dan terjangkau juga melonjak signifikan.
Melalui Kredit Program Perumahan, bank bjb menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah diakses masyarakat, termasuk bagi mereka yang belum terlayani oleh sistem perbankan konvensional. Skema ini memungkinkan masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah dengan angsuran ringan dan tenor fleksibel.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami mekanisme pembiayaan dan manfaat program, sehingga proses realisasi kredit dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
Selain memperluas akses pembiayaan, kegiatan ini juga menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah, pengembang, perbankan, dan komunitas masyarakat. Kolaborasi tersebut penting untuk memperkuat ekosistem perumahan daerah yang berkelanjutan dan inklusif.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga oleh kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Kami ingin menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang berpihak pada rakyat,” tambah Yusuf.
BACA JUGA: Di Usia Satu Tahun, Laba BSI Lampaui Target & Tumbuh 38%
Dengan jaringan luas di seluruh Jawa Barat, bank bjb berada pada posisi ideal untuk menjadi motor penggerak utama akses perumahan inklusif. Melalui inovasi digital dan kemudahan proses kredit, bank bjb terus berupaya mempercepat pembangunan perumahan rakyat serta meminimalkan hambatan administratif.
bank bjb juga menegaskan komitmennya untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor perumahan melalui produk-produk pembiayaan yang inklusif, ramah masyarakat, dan berorientasi pada kesejahteraan sosial. (KSC)





