MEDAN | kliksumut.com – Awalnya merasa penasaran untuk menggeluti cabang olahraga (Cabor) petanque bagi pelajar MTS Negeri 3 Medan ini. Setelah menekuni selama dua bulan berlatih di bawah binaan pelatih Anwar Nasution. Akhirnya atlet yang akrab disapa Aca berhasil menggores prestasi pada ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan XIII/2023. Anak bungsu dari tiga bersaudara ini berhasil meraih emas pada kategori shooting woman untuk kontingen kecamatan Medan Helvetia.
“Perasaan saya sangat dan bangga, karena sebagai siswi baru di MTS Negeri 3 Medan baru berlatih petanque selama dua bulan langsung mendapatkan prestasi berupa medali emas. Apalagi pada ajang Porkot Medan XIII/2023 para atlet yan bersaing sangat ketat dan kompetitif untuk menjadi yang terbaik”, ujar Rasyaqilla Aura Ramadhani di Medan, Selasa (17/10/2023).
BACA JUGA: Penasaran dengan Kamera Galaxy S23 Ultra 5G? Ini 3 Contoh Fashion Photography yang Epic
Anak dari pasangan Jay dan Winda ini menuturkan awalnya merasa penasaran karena olahraga petanque merupakan olahraga baru di kalangan pelajar, kemudian setelah dicoba ternyata olahraga yang asik dan menyenangkan untuk dilakoni. Keunikan bermain petanque yaitu, setiap pemain akan merasa ketagihan saat mulai melempar bola besi ke sasaran yang dituju. Meski terlihat olahraga biasa saja, namun sensasinya terasa sekali. Bermain petanque membutuhkan akurasi yang tinggi. Jadi, jika bermain dengan kondisi banyak pikiran, maka pasti kalah. Seorang atlet harus fokus dan kosentrasi untuk memenangkan pertandingan.
“Intinya untuk bermain petanque memang gampang-gampang susah. Kalau dilihat itu seperti mudah, tapi saat dimainkan susah. Namun hal tersebut membuat saya semakin tertarik dan tertantanng untuk mendalami petanque,” tutur pendoyan rendang ini.
Cewek yang dilahirkan di Medan ini menjelaskan petanque bukan olahraga permainan asal-asalan. Pemainnya dituntut memiliki konsentrasi yang tinggi. Disamping juga mengasah diri dengan latihan rutin. Biasanya atlet pemula akan dikenalkan dengan teknik-teknik dasar dalam permainan petanque. Yang paling sederhana yakni cara memegang bola besi. Kemudian membiasakan latihan melempar dengan ayunan tangan yang benar.
BACA JUGA: Cabor Tarung Derajat Porkot Medan Diikuti 83 Atlet
“Prestasi pada olahraga merupakan tujuan utama yang ingin dicapai oleh semua atlet baik individu maupun tim. Salah satu faktor pendukung tercapainya prestasi olahraga yang maksimal adalah dengan latihan yang serius dan disiplin. Untuk mencapai prestasi dibutuhkan latihan yang keras sesuai dengan arahan pelatih. Saya tetap eksis menekuni petanque dan siap unjuk prestasi dengan atlet lainnya pada turnamen petanque pada tahun berikutnya,” pungkas atlet yang berdomisili di Jalan Bakti Luhur Medan ini. (BNL)








