8 Calon Rektor USU Lolos Seleksi Administrasi: Siapa Saja Mereka?

8 Calon Rektor USU Lolos Seleksi Administrasi: Siapa Saja Mereka?
PENJARINGAN REKTOR USU: Ketua Panitia Penjaringan dan Pemilihan Calon Rektor USU 2026–2031, Prof. Dr. Tamrin, M.Sc. (FOTO: Ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Panitia Penjaringan dan Pemilihan Calon Rektor (PPPCR) Universitas Sumatera Utara (USU) periode 2026–2031 menetapkan 8 nama lolos seleksi administrasi dari 14 orang yang melakukan pendaftaran.

Ketua PPPCR USU 2026–2031, Prof. Dr. Tamrin, M.Sc menjelaskan, penetapan ke 8  calon rektor itu berdasarkan hasil seleksi administrasi pada Kamis (11/9/2025). Masa pendaftaran sendiri telah ditutup, Rabu (10/9/ 2025) pukul 24.00 WIB.

BACA JUGA: Pendaftaran Calon Rektor USU Dibuka, Ayo Daftarkan Diri Anda

14 Nama Ambil Formulir
Secara rinci, Tamrin menyebutkan 14  nama yang mengambil formulir pendaftaran itu yakni, KH. Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, Wilson Bangun, Prof. Dr. Syahril Efendi, S.Si, MIT, Dr. Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak, CA, Dr. dr. Johny Marpaung, M.Ked (OG), Sp.OG, Subsp-KFM, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si, dan Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si, M.Si, Apt.

Selanjutnya, sebut Tamrin, nama lain yang mengambil formulir pendaftaran adalah Chairul Tanjung, Ansari, Budang Tumajang Simalkum, Prof. Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME, Prof. Dr. Hasim Purba, SH, M.Hum, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T, M.T, dan Prof. Dr. Ir. Noverita Sprinse Vinolina, M.P.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: USU Buka Pendaftaran Anggota MWA Wakil Masyarakat Periode 2025-2030

9 Kembalikan Formulir, 1 Gugur
Dari 14 yang mendaftar, 9 orang diantaranya mengembalikan berkas hingga batas waktu yang ditetapkan yakni; Dr. Drs. Firman Syarif, M.Si, Ak, CA, Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si, Dr. dr. Johny Marpaung, M.Ked (OG), Sp.OG, Subsp-KFM, Prof. Dr. Syahril Efendi, S.Si, MIT, Prof. Dr. Isfenti Sadalia, SE, ME, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T, M.T, Prof. Dr. Hasim Purba, SH, M.Hum, dan KH. Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.

Dari ke 9 orang yang mengembalikan berkas, seorang di antaranya tidak lulus seleksi administrasi karena tidak memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan panitia yaitu KH. Dr. Muhammad Sontang Sihotang, S.Si, M.Si.

“Dengan demikian, ke delapan calon berhak melanjutkan ke tahap audisi, yaitu forum penyampaian program kerja calon rektor yang selaras dengan visi dan misi USU,” ungkap Tamrin, Senin (15/9/2025).

BACA JUGA: Senat Akademik USU Pastikan Pilrek Tak Ada Politik Uang

Tahap Audisi 24 September 2025
Lebih lanjut, Tamrin mengatakan, tahap audisi akan dilaksanakan di Auditorium USU pada 24 September 2025.

Dia berharap, nantinya pada tahap ini akan menjadi forum yang sehat, terbuka, dan konstruktif, di mana setiap calon dapat menyampaikan gagasan strategis untuk memajukan USU sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

Dalam penyampaian program kerja, sebut Tamrin, setiap calon diwajibkan untuk menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga suasana audisi tetap kondusif.

“Para calon tidak diperkenankan menyampaikan hal-hal yang bersifat menghasut, berbau SARA, ataupun menyudutkan calon lainnya,” imbuhnya.

BACA JUGA: USU Jamin Tak Ada Mahasiswa Gagal Kuliah karena UKT

Para calon mengikuti proses pemilihan rektor juga diharapkan mematuhi ketentuan dan mengedepankan etika, karena universitas di posisi terdepan peradaban bangsa.

Selain itu para calon mengutamakan visi dan misi memajukan USU, bersaing secara sehat, tidak melakukan pembunuhan karakter terhadap kompetitornya semata mencapai ambisi kekuasaan.

“Dengan demikian, seluruh rangkaian proses pemilihan rektor USU periode 2026-2031 dapat benar-benar menjadi ajang adu gagasan, bukan adu opini yang merugikan, sehingga mencerminkan tradisi akademik bermartabat,” katanya.

Panitia juga menegaskan komitmennya untuk melaksanakan seluruh tahapan penjaringan dan pemilihan dengan berlandaskan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalitas, sehingga proses pemilihan rektor USU dapat berlangsung secara sehat, demokratis, dan bermartabat. (KSC)

REPORTER: Swisma

Pos terkait