3.950 Peserta Ikuti UTBK Mandiri Unimed 2026, Rektor Ingatkan Jangan Percaya Oknum Janjikan Kelulusan

3.950 Peserta Ikuti UTBK Mandiri Unimed 2026, Rektor Ingatkan Jangan Percaya Oknum Janjikan Kelulusan
OJK gandeng Komdigi dan perbankan sepakat berantas scam dan judol.(kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Sebanyak 3.950 peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Mandiri Universitas Negeri Medan (Unimed) bersaing memperebutkan 1.968 kuota mahasiswa baru, Selasa dan Rabu (14-15/7/2026). 

Pada  seleksi tersebut berlangsung di 10 lokasi ujian yang tersebar di lingkungan kampus Unimed Jalan Willem Iskandar, Medan.

BACA JUGA: Unimed Gandeng Kemdiktisaintek Optimalkan Media Sosial, Laman dan ULT dalam Rangkaian AMH 2026

Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin S.T., M.Pd menyebutkan, sebanyak 36 ruang ujian disiapkan dengan kapasitas 685 peserta pada setiap sesinya.

Dijelaskannya program studi Manajemen menjadi program studi paling diminati pada UTBK Mandiri  2026.

“Sebanyak 581 peserta memilih prodi tersebut, mengungguli Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan 504 pendaftar dan Kedokteran yang diminati 454 peserta,” ujar rektor.

Pada ujian sesi pertama, rektor didampingi para wakil  meninjau langsung pelaksanaan ujian guna memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan tertib, aman, dan sesuai prosedur.

Prof. Baharuddin menegaskan Unimed berkomitmen menyelenggarakan UTBK Mandiri 2026 secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.

Seluruh aspek pelaksanaan, mulai dari kesiapan sarana, sistem, hingga mekanisme pengawasan dipastikan berjalan optimal agar setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama dalam mengikuti seleksi.

Dikatakannya, panitia membagi pelaksanaan ujian ke dalam tiga sesi, yakni dua sesi pada Selasa (14/7/2026) dan satu sesi pada Rabu (15/7/2026).

Sesi pagi berlangsung pukul 06.45–10.30 WIB, sedangkan sesi siang dimulai pukul 13.00 hingga 16.45 WIB.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi, Unimed mengerahkan 222 petugas yang terdiri atas penanggung jawab lokasi, pengawas ruang, pengawas teknologi informasi, administrator server, administrator sistem, administrator jaringan, hingga petugas lokasi.

Rektor menuturkan, Unimed juga berkoordinasi dengan PLN guna memastikan pasokan listrik tetap stabil selama ujian berlangsung.

Dari sisi pengamanan dan layanan kesehatan, pelaksanaan UTBK turut didukung personel Kepolisian dan TNI.

Sementara itu, satu unit ambulans dari PMI disiagakan untuk mengantisipasi apabila peserta maupun panitia membutuhkan penanganan medis.

Rektor juga merinci, selain Manajemen, PGSD  dan Kedokteran dengan jumlah peminat tertinggi juga prodi
Gizi dengan 442 peserta, Akuntansi 429 peserta.

Kemudian Ilmu Komputer 405 peserta, Teknik Sipil 359 peserta, Bisnis Digital 297 peserta, Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi 237 peserta, serta Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 233 peserta.

Rektor  mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang mengatasnamakan Unimed dan menjanjikan kelulusan melalui jalur tertentu.

BACA JUGADiikuti 17.627 Peserta, Wakil Ketua SNPMB 2026 Langsung Pantau UTBK SNBT di Unimed 

Ia menegaskan, seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif berdasarkan hasil ujian dan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada pihak mana pun yang dapat menjamin kelulusan peserta.

Hasil Seleksi Mandiri Unimed 2026 dijadwalkan diumumkan secara daring pada 22 Juli 2026 melalui kanal resmi Unimed. (KSC)

Reporter: Swisma

Bacaan Lainnya

Pos terkait