Unimed Gandeng Kemdiktisaintek Optimalkan Media Sosial, Laman dan ULT dalam Rangkaian AMH 2026

Unimed Gandeng Kemdiktisaintek Optimalkan Media Sosial, Laman dan ULT dalam Rangkaian AMH 2026
Memperingati Hari Media Sosial Nasional, Humas Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Workshop Optimalisasi Media Sosial, Laman, dan Unit Layanan Terpadu (ULT) Perguruan Tinggi Tahun 2026. (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Memperingati Hari Media Sosial Nasional, Humas Universitas Negeri Medan (Unimed) menggelar Workshop Optimalisasi Media Sosial, Laman, dan Unit Layanan Terpadu (ULT) Perguruan Tinggi Tahun 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Anugerah Media Humas (AMH) Unimed 2026 ini berlangsung di Gedung Digital Library Unimed, Kamis (11/6/2026).

Workshop tersebut dibuka langsung oleh Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, dan dihadiri Ketua serta Sekretaris Senat, para Wakil Rektor, Wakil Dekan, Wakil Direktur Pascasarjana, hingga pengelola laman dan media sosial dari seluruh unit kerja di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan penting bagi perguruan tinggi di era keterbukaan informasi saat ini.

BACA JUGA: Lulusan Unimed Diharapkan sebagai Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas

Menurutnya, media sosial dan laman resmi kampus telah menjadi etalase utama yang mencerminkan kualitas layanan, prestasi, inovasi, serta kontribusi institusi kepada masyarakat luas.

“Di era keterbukaan informasi, performa digital sebuah universitas merefleksikan kualitas layanannya. Media sosial dan laman resmi perguruan tinggi telah menjadi etalase utama yang memperlihatkan kinerja, prestasi, inovasi, dan kontribusi institusi kepada masyarakat,” ujar Prof. Baharuddin.

Ia menambahkan, pengelolaan media digital tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja, melainkan harus terencana, terukur, kreatif, dan berbasis data.

“Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong budaya kompetisi positif di lingkungan Unimed serta memotivasi setiap fakultas, lembaga, unit, dan program studi untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan penyebarluasan informasi. Langkah ini sangat strategis dalam memperkuat reputasi Unimed di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Pusat Kehumasan dan Layanan Terpadu Unimed sekaligus Ketua Panitia, Dr. Isli Iriani Indiah Pane, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi pengelolaan laman serta media sosial melalui ajang AMH Unimed 2026.

Menurut Isli, kegiatan tersebut juga mendukung peningkatan kualitas Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT), khususnya pada aspek pengelolaan sistem informasi digital yang informatif dan inovatif.

“Acara ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan keterampilan teknis para pengelola media sosial serta laman dalam menyusun strategi komunikasi yang solid guna mewujudkan ekosistem informasi kampus yang akurat, positif, dan terpercaya,” jelasnya.

Workshop menghadirkan dua narasumber kompeten dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yakni Doddy Zulkifli Indra Atmaja dan Agi Bahari Ediyana Rusli.

Dalam pemaparannya, Doddy Zulkifli mengulas berbagai strategi optimalisasi media sosial dan laman perguruan tinggi guna meningkatkan reputasi institusi, memperluas jangkauan publik, serta memperkuat interaksi dengan masyarakat.

Ia mendorong perguruan tinggi untuk menghadirkan konten yang autentik, interaktif, dan sesuai dengan karakter pengguna media sosial, khususnya mahasiswa dan sivitas akademika.

Selain itu, kolaborasi antarperguruan tinggi juga dinilai penting untuk menghasilkan konten kreatif yang berdampak luas bagi masyarakat.

BACA JUGA: 3.096 Siswa Lulus SNBP 2026 di Unimed, Rektor Imbau Segera Daftar Ulang

Pada sesi berikutnya, Agi Bahari memaparkan pentingnya penerapan standar pelayanan prima melalui Unit Layanan Terpadu (ULT) berbasis digital yang terintegrasi dan responsif.

Menurutnya, meningkatnya ekspektasi publik menuntut perguruan tinggi untuk menghadirkan sistem layanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses.

“Di tengah tingginya ekspektasi publik, perguruan tinggi wajib menyediakan sistem pelayanan yang mudah, terintegrasi, transparan, dan responsif melalui penguatan ULT dan PPID demi membangun reputasi institusi,” tegas Agi.

Melalui workshop ini, Unimed berharap seluruh pengelola media sosial, laman, serta layanan informasi di lingkungan kampus mampu mengimplementasikan strategi komunikasi digital yang efektif sehingga dapat memperkuat citra positif dan daya saing institusi di tingkat nasional maupun global. (KSC)

Bacaan Lainnya

Pos terkait