Sementara itu, Yasmin Magdalen, Koordinator WBA Speed Reading Sumatera Utara pada kata sambutannya mengatakan, “Metode WBA Speed Reading ini sudah ada sejak lima tahun yang lalu, namun kita baru sekarang mengetahui hal ini, walaupun kita sudah terlambat mengetahui hal ini, tidak menutup diri untuk belajar dari metode WBA Speed Reading tersebut.”
Lebih lanjut Fahri Ramzi mengatakan, penyelenggaraan Seminar Nasional WBA Speed Reading yang diadakan oleh YRT Ahlul Qur’an memperoleh dukungan dari banyak pihak dan kalangan, serta kemudahan dalam menyesuaikan jadwal kosong dari Toha Maksum dan Tim untuk mengisi acara tersebut.
“Persiapan kita untuk melaksanakan Seminar Nasional ini hanya 2 hari, waktu yang sangat singkat. Walaupun begitu, biiznillah, kita tidak menemukan kendala apapun, semuanya berjalan dengan lancar, alhamdulillah,” kata Fahri Ramzi.
BACA JUGA: 2 Santri Mahad Tahfizhil Quran Daarut Taufiq Juara STQ ke-17 Sumut
Sebagai Pembina YRT Ahlul Qur’an Batu Bara, Fahri Ramzi berharap, semoga para santri yang mengikuti seminar tersebut bisa memahami betul metode yang diajarkan, sehingga mampu mengajarkannya pada teman-teman santri yang lain, bahkan pada santri dari pesantren lain yang ada di Kabupaten Batu Bara, khususnya.
“Kita akan menerapkan sistem baca cepat dalam memahami beberapa buku shiroh dan lainnya. Saya ucapkan terima kasih kepada donatur dan masyarakat yang sudah mensupport kegiatan seminar nasional WBA Speed Reading, semoga dengan adanya seminar ini bisa menunjang pendidikan agar lebih baik, dengan banyak membaca buku sebanyak mungkin, dan semoga bermanfaat bagi kita bersama,” kata Fahri Ramzi.
(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)








