Wisata TMII Jakarta: Sejarah, Wahana, dan Daya Tarik Taman Mini Indonesia Indah Terbaru

Wisata TMII Jakarta: Sejarah, Wahana, dan Daya Tarik Taman Mini Indonesia Indah Terbaru
Taman Mini Indonesia Indah atau yang dikenal sebagai TMII merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yang mengusung konsep kebudayaan nusantara dalam satu kawasan.

KLIKSUMUT.COMTaman Mini Indonesia Indah atau yang dikenal sebagai TMII merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia yang mengusung konsep kebudayaan nusantara dalam satu kawasan. Berlokasi di Jakarta Timur, taman rekreasi ini memiliki luas sekitar 147 hektare dan menjadi simbol keberagaman budaya Indonesia.

TMII menghadirkan gambaran lengkap kehidupan masyarakat Indonesia dari berbagai daerah. Saat pertama kali dibuka pada 1975, taman ini merepresentasikan budaya dari 26 provinsi melalui anjungan daerah berarsitektur tradisional.

Bacaan Lainnya

Setiap anjungan menampilkan ciri khas daerah, mulai dari rumah adat, pakaian tradisional, tarian, hingga kerajinan tangan. Pengunjung juga bisa menikmati kuliner khas daerah yang tersedia di beberapa anjungan.

Di bagian tengah kawasan, terdapat danau ikonik yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia. Danau ini kini semakin menarik dengan pertunjukan air mancur menari dan atraksi drone bertajuk Tirta Cerita.

Sebagai kawasan wisata terpadu, TMII dilengkapi berbagai fasilitas menarik seperti:

  • Kereta gantung untuk menikmati panorama dari ketinggian
  • Beragam museum edukatif
  • Teater Keong Emas yang legendaris
  • Teater Tanah Airku untuk pertunjukan seni

BACA JUGA: Wisata Pantai Anyer Banten, Destinasi Favorit Liburan dengan Panorama Indah dan Sejarah Panjang

Dengan kombinasi edukasi dan hiburan, TMII menjadi destinasi favorit keluarga dan wisatawan.

Gagasan pembangunan TMII dicetuskan oleh Siti Hartinah, istri Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto. Ide ini muncul pada 13 Maret 1970 dengan tujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui pengenalan budaya Indonesia.

Proyek pembangunan dimulai pada 1972 di bawah Yayasan Harapan Kita, dan TMII resmi dibuka untuk umum pada 20 April 1975.

Seiring perkembangan zaman, TMII mengalami perubahan besar dalam pengelolaan. Pada 2021, pengelolaan diambil alih oleh pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia dan kemudian dikelola oleh InJourney.

Revitalisasi besar dimulai pada 2022 dengan konsep “Indonesia Opera” yang menekankan pengalaman budaya yang lebih imersif dan modern. Kawasan ini kini mengusung konsep ramah lingkungan dengan 70% ruang hijau.

Pengunjung juga tidak lagi diperbolehkan menggunakan kendaraan pribadi di dalam area. Sebagai gantinya, tersedia transportasi ramah lingkungan seperti:

  • Tram Mover Garuda Kencana
  • Angkutan keliling (angling)
  • Sepeda dan skuter listrik

BACA JUGA: Wisata Pantai Panjang Bengkulu: Surga Pasir Putih 7 Km yang Wajib Masuk Daftar Liburan

Revitalisasi TMII diresmikan oleh Joko Widodo pada 1 September 2023 dengan total anggaran mencapai Rp1,7 triliun.

Kini, TMII hadir sebagai wajah baru pariwisata Indonesia yang menggabungkan budaya, teknologi, dan konsep berkelanjutan. Destinasi ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenal kekayaan budaya nusantara dalam satu tempat. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait