Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional

Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional
Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian Republik Indonesia terus memperkuat struktur industri otomotif nasional sebagai bagian dari strategi percepatan transformasi menuju ekosistem kendaraan listrik yang kompetitif secara global.

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian Republik Indonesia terus memperkuat struktur industri otomotif nasional sebagai bagian dari strategi percepatan transformasi menuju ekosistem kendaraan listrik yang kompetitif secara global.

Fokus utama diarahkan pada pengembangan industri kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga, yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Bacaan Lainnya

Sektor industri pengolahan nonmigas masih menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), investasi, ekspor, serta penyerapan tenaga kerja.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan komitmen pemerintah dalam memperdalam struktur industri otomotif melalui kebijakan strategis, termasuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Pemerintah akan terus mengoptimalkan pendalaman struktur industri otomotif nasional, termasuk penguatan ekosistem kendaraan listrik,” ujarnya dikutip dari laman Kemenperin, Senin (13/4/2026).

Pengembangan kendaraan listrik, khususnya roda dua dan tiga, menjadi prioritas karena memiliki dampak berantai (multiplier effect) yang besar terhadap investasi, penciptaan lapangan kerja, serta kemandirian industri nasional.

Selain itu, peningkatan kandungan lokal dan transfer teknologi juga menjadi fokus utama pemerintah dalam memperkuat daya saing industri dalam negeri.

BACA JUGA: Sprint Rally 2026 Seri 1 Sukses, Dampak ke Sumut Signifikan

Kinerja industri kendaraan bermotor roda dua dan tiga di Indonesia menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan:

  • Bertambahnya jumlah pabrikan
  • Kapasitas produksi yang besar
  • Penjualan domestik yang stabil
  • Pertumbuhan ekspor
  • Meningkatnya adopsi kendaraan listrik

Lonjakan populasi kendaraan listrik roda dua dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan.

Direktur Jenderal ILMATE Setia Diarta menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal industri agar berkembang sesuai arah kebijakan nasional.

“Peningkatan TKDN dan penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) penting untuk memastikan industri semakin kompetitif dan memberikan nilai tambah optimal,” jelasnya.

Penguatan industri otomotif juga didukung melalui kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI ke fasilitas produksi QJMotor Manufacture Indonesia di Cikarang.

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menekankan pentingnya implementasi TKDN sebagai fondasi industri yang mandiri.

“Investasi di sektor manufaktur harus mampu meningkatkan nilai tambah dalam negeri melalui TKDN yang terukur,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, QJMotor Manufacture Indonesia menyatakan komitmennya untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi sepeda motor di kawasan Asia Tenggara.

BACA JUGA: Pemerintah Pacu Industri Otomotif Nasional, PIKKO Soroti Rencana Impor Kendaraan Operasional KDKMP

Langkah ini dilakukan melalui penguatan kapasitas manufaktur, pengembangan rantai pasok lokal, serta peningkatan kualitas produk sesuai standar global.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan kolaborasi lintas sektor, transformasi industri otomotif nasional menuju kendaraan listrik diyakini akan semakin cepat.

Pemerintah pun menegaskan akan terus mengawal pertumbuhan industri agar tetap berkelanjutan, modern, dan mampu bersaing di pasar global. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait