KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI) Donny Ermawan Taufanto melaksanakan kunjungan edukatif ke Museum Joang 45, Jakarta, pada Kamis (8/1/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan RI dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, patriotisme, dan semangat persatuan bangsa, khususnya bagi generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Wamenhan meninjau langsung berbagai koleksi bersejarah dan dokumentasi perjuangan para tokoh pergerakan nasional. Museum Joang 45 merekam peran penting kaum muda yang menjadi cikal bakal lahirnya pemimpin-pemimpin bangsa pasca kemerdekaan Indonesia.
Menurut Wamenhan, museum bukan sekadar ruang penyimpanan benda sejarah, tetapi menjadi media pembelajaran strategis untuk memahami makna perjuangan, pengorbanan, dan tekad para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan bangsa.
BACA JUGA: Pemprov Aceh dan BUMN Sinergi Percepat Penanganan Pascabencana
“Melalui kunjungan ke museum-museum perjuangan, banyak nilai luhur yang dapat ditanamkan kepada generasi muda, seperti cinta Tanah Air, semangat rela berkorban, dan persatuan. Kita dapat melihat bagaimana para pahlawan dengan ikhlas mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia,” ujar Donny Ermawan Taufanto.
Lebih lanjut, Wamenhan menegaskan bahwa persatuan nasional merupakan kunci utama keberhasilan bangsa, baik pada masa perjuangan kemerdekaan maupun dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional saat ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, menghormati mekanisme demokrasi, serta mendukung kepemimpinan nasional demi pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Kunjungan ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda untuk lebih mengenal sejarah bangsanya, memperkuat jati diri nasional, serta menumbuhkan kesadaran dalam menjaga dan mengelola sumber daya nasional demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
BACA JUGA: Mendikdasmen Deklarasikan Gerakan Rukun Sama Teman di Garut, Dorong Sekolah Aman dan Nyaman
Museum Joang 45 sendiri dinilai sebagai salah satu simbol penting perjuangan pemuda Indonesia, yang relevan untuk terus dikenalkan di tengah arus globalisasi dan tantangan ideologi yang semakin kompleks.








