Vanenburg Soroti Masalah Serius Timnas U-23 Usai Final AFF: Sulit Cetak Gol, Ancaman di Kualifikasi Piala Asia!

Vanenburg Soroti Masalah Serius Timnas U-23 Usai Final AFF: Sulit Cetak Gol, Ancaman di Kualifikasi Piala Asia!
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg tidak diharuskan menjadi juara Piala AFF U-23 2015. Foto: Repro jawapos.com

Meski tampil dominan, Garuda Muda dinilai belum tajam dalam penyelesaian akhir. Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 menanti dengan lawan berat seperti Korea Selatan.

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, menyoroti satu permasalahan krusial yang harus segera dipecahkan skuad Garuda Muda usai gagal meraih gelar juara di final Piala AFF U-23 2025. Bukan soal performa secara umum, melainkan ketajaman lini depan yang dinilai belum optimal dalam mengeksekusi peluang menjadi gol.

Dari lima laga yang telah dilakoni Indonesia selama turnamen, catatan statistik sebenarnya cukup menjanjikan: dua kali menang dalam waktu normal, satu kemenangan lewat adu penalti, satu imbang, dan satu kekalahan. Skuad yang dikapteni Kadek Arel itu juga mencetak 10 gol dan hanya kebobolan dua kali.

BACA JUGA: Timnas U-23 Indonesia vs Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025: Jadwal, Prediksi, Head-to-Head, dan Susunan Pemain

Namun, jika ditelisik lebih dalam, Vanenburg menilai hanya satu laga yang menunjukkan dominasi nyata Indonesia, yakni saat menghadapi Brunei Darussalam. Di laga itu, Garuda Muda mampu mencetak lebih dari satu gol. Sisanya, Indonesia hanya mampu membukukan satu gol ke gawang Filipina dan Thailand, serta gagal mencetak gol sama sekali kala melawan Malaysia dan Vietnam.

“Jika Anda lihat tim bermain, saya rasa mereka bermain dengan baik. Kami masih harus berpikir bagaimana bisa mencetak lebih banyak gol. Kami mendapat banyak peluang, tetapi sulit mencetak gol,” ujar Vanenburg dalam konferensi pers usai laga final.

“Karena saya pikir plan dan penampilan kami sudah bagus. Tapi dalam sepak bola, kita harus mencetak gol. Jadi kami harus meningkatkan hal itu,” tegasnya.

Banyak Peluang, Minim Gol

Dalam pertandingan melawan lawan-lawan tangguh seperti Filipina, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, Timnas U-23 kerap mendominasi permainan. Namun, solidnya pertahanan lawan dan kurang efektifnya penyelesaian akhir membuat Indonesia gagal memanfaatkan dominasi tersebut menjadi gol yang cukup.

Hal ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Vanenburg dan staf pelatih, apalagi waktu tidak banyak untuk berbenah. Dalam hitungan pekan, Indonesia sudah harus bersiap menghadapi tantangan lebih berat di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Laga Penentuan di Sidoarjo

Timnas Indonesia U-23 akan bertarung di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 bersama Laos, Makau, dan tim kuat Korea Selatan. Seluruh pertandingan akan berlangsung di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, mulai 3 hingga 9 September 2025.

Format kualifikasi pun tak memberi ruang besar untuk kesalahan. Hanya juara grup yang otomatis lolos ke putaran final. Sementara dari 11 grup yang tersedia, hanya empat runner-up terbaik yang akan menyusul.

Jadwal Timnas Indonesia U-23 di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026:
* 3 September 2025: Indonesia vs Makau
* 6 September 2025: Indonesia vs Laos
* 9 September 2025: Indonesia vs Korea Selatan

Melihat jadwal tersebut, dua laga awal menjadi momentum penting bagi Garuda Muda untuk mengumpulkan poin dan selisih gol sebanyak mungkin sebelum laga penentu melawan Korea Selatan.

Target: Tajam di Depan Gawang

Dengan waktu persiapan yang terbatas, Vanenburg menyadari pentingnya mematangkan strategi serangan dan meningkatkan produktivitas gol. Ia diyakini akan memaksimalkan potensi para penyerang seperti Jean Raven, Arkhan Kaka, hingga Marselino Ferdinan agar lebih klinis di depan gawang.

BACA JUGA: Indonesia Kalah 0-1 dari Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Gol C.P Nguyễn Hancurkan Asa Garuda Muda

Kekuatan kolektif dan pemahaman taktik dinilai sudah cukup baik, namun ujung tombak harus lebih tajam. Sebab, dalam sistem turnamen seperti ini, satu gol bisa menjadi pembeda antara tiket lolos atau tersingkir.

Harapan Besar dari Publik

Setelah performa menjanjikan di Piala AFF U-23 2025, harapan besar disematkan pada skuad Garuda Muda untuk tampil maksimal di ajang yang lebih bergengsi. Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 bukan hanya tentang lolos, tetapi juga soal membuktikan bahwa generasi muda Indonesia layak bersaing di level Asia.

Pekerjaan rumah Vanenburg jelas: bukan membentuk tim baru, tetapi menyulap dominasi menjadi kemenangan mutlak dengan produktivitas gol yang lebih meyakinkan. (KSC)

Pos terkait