Update Banjir Aceh Tamiang: 57 Meninggal Dunia, Ribuan Mengungsi

Update Banjir Aceh Tamiang: 57 Meninggal Dunia, Ribuan Mengungsi
DAMPAK BANJIR ACEH TAMIANG: Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, menyebutkan, banjir Aceh Tamiang menewaskan 57 orang dan memaksa ribuan warga mengungsi. (FOTO: Adli Safwan)

KLIKSUMUT.COM | ACEH TAMIANG ~ Banjir yang melanda seluruh kecamatan di Aceh Tamiang telah menelan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan luas. Posko Komando Pemerintah Aceh mencatat, hingga Sabtu (6/12/2025) pukul 08.00 WIB, 57 orang meninggal dunia dan 23 orang masih hilang.

Selain itu, 18 warga mengalami luka-luka akibat banjir yang menerjang 12 kecamatan. Sebanyak 262.087 jiwa mengungsi, sementara 36.838 jiwa lainnya terdampak tetapi tetap berada di rumah masing-masing.

BACA JUGA: Pemuda ICMI Desak Pemerintah Tetapkan Banjir dan Longsor Sumatera Sebagai Bencana Nasional

Fasilitas Publik Rusak Berat

Posko Komando melaporkan, banjir merusak 2.262 rumah, termasuk 780 unit rusak berat dan 35 unit rusak sedang. Fasilitas pendidikan terdampak 54 unit, dengan 3 unit rusak berat. Sektor kesehatan juga terkena dampak, di mana satu unit fasilitas kesehatan mengalami kerusakan, sementara data kerusakan berat masih dalam proses pendataan.

Banjir juga merusak 33 uni sarana ibadah, 2 unit di antaranya mengalami kerusakan berat. Kantor pemerintahan yang terdampak mencapai 32 unit, termasuk satu unit rusak berat. Infrastruktur transportasi mengalami kerusakan serius dengan dua jembatan rusak dan satu jembatan putus total.

BACA JUGA: Badko HMI Desak Presiden Prabowo Tetapkan Bencana Nasional Banjir Bandang

Upaya Penanganan dan Peringatan Warga

Juru Bicara Posko Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, mengatakan, korban meninggal dunia bertambah dibanding laporan sebelumnya.

“Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap warga yang dinyatakan hilang. Kerusakan fasilitas juga terus kami data karena akses ke beberapa lokasi masih terputus, terutama akibat jembatan yang hanyut,” tegas Murthalamuddin.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: KAMMI Sumut Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional di Sumatera

Hingga saat ini, petugas gabungan, relawan, TNI/Polri, dan BPBD bekerja di berbagai titik terdampak, terutama di kecamatan yang aksesnya sulit. Pemerintah Aceh mengimbau warga tetap siaga dan mengikuti arahan petugas di lapangan untuk keselamatan diri. (KSC)

REPORTER: Adli Safwan

Pos terkait