KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Perjuangan Indonesia menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro No.30, pada Senin, 8 September 2025.
Mereka menyuarakan 17 tuntutan keras, mulai dari penghapusan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa Gubernur Sumut Bobby Nasution.
17 Tuntutan Aksi di Depan Kantor Gubernur Sumut
Dalam orasinya, massa menyuarakan keresahan masyarakat yang dinilai tak kunjung mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat.
Berikut 17 poin tuntutan yang disampaikan:
1. Membubarkan DPR
2. Mendesak pengesahan UU Perampasan Aset
3. Memecat Kapolri dan Kapolda Sumut serta revisi UU Polri
4. Membebaskan seluruh demonstran
5. Pendidikan dan kesehatan gratis tanpa syarat, serta penurunan pajak
6. Hukuman mati bagi pelaku pelindasan ojek online
7. Kebebasan pers dan transparansi publik tanpa kriminalisasi
8. Payung hukum untuk transportasi online
9. Kenaikan upah buruh dan penghapusan sistem outsourcing
10. Pemberantasan korupsi dan pemeriksaan proyek mangkrak di Sumut
11. Pemberantasan mafia tanah
12. Pemberantasan mafia pupuk
13. Kesejahteraan bagi tenaga pendidik
14. Penghapusan program MBG
15. Perampingan Kabinet Merah Putih
16. Kesejahteraan bagi abang-abang betor
17. KPK periksa Bobby Nasution
BACA JUGA: Tewas Penuh Luka: Jurnalis Medan Nico Saragih Diduga Kuat Korban Pembunuhan
Respons Pemprov Sumut: Tuntutan Akan Disampaikan ke Pusat
Massa aksi diterima langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut, Mulyono. Ia berjanji seluruh tuntutan akan disampaikan kepada pemerintah pusat dan langsung dilaporkan kepada Gubernur Bobby Nasution.
“Kami juga merasakan keresahan yang sama. Apa yang disampaikan massa, terutama soal narkoba, begal, dan korupsi, akan menjadi perhatian serius kami,” ujar Mulyono.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat Pemprov Sumut akan membuka ruang dialog dengan masyarakat untuk membahas persoalan-persoalan krusial yang diangkat dalam aksi.
Massa Kawal Janji, Desak Bobby Nasution Bertindak
Koordinator Lapangan aksi, Johan Merdeka, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal janji dari Pemprov Sumut.
“Kami akan menanti realisasi dari 17 tuntutan ini. Gubernur Sumut Bobby Nasution harus memberi atensi serius, terutama terkait pemberantasan narkoba, begal, dan proyek-proyek mangkrak di Sumut,” tegas Johan.
Program MBG Jadi Sorotan, KPK Diminta Periksa Gubernur Sumut
Salah satu tuntutan yang menarik perhatian adalah penghapusan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak efektif dan menyedot anggaran besar. Tak hanya itu, massa juga meminta KPK segera memeriksa Bobby Nasution terkait dugaan keterlibatan dalam sejumlah proyek yang belum tuntas.
Aksi Damai, Tapi Penuh Tekanan Politik
Meski berlangsung tertib, aksi ini menunjukkan eskalasi politik di Sumut yang mulai memanas menjelang akhir masa jabatan Bobby Nasution. Sejumlah pengamat menilai, demonstrasi ini merupakan sinyal kuat bahwa masyarakat mulai menagih janji-janji perubahan. (KSC)








