KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Sumatera Utara. Tokoh olahraga yang dikenal luas, A’zam Nasution, meninggal dunia pada Selasa (28/4/2026) sore di RS Mitra Medika Amplas.
Informasi wafatnya mantan pembina PS Deli Putra dan pengurus PSMS Medan itu disampaikan pihak keluarga. Putra sulung almarhum, Faturrahman Nasution, menyebut sang ayah mengembuskan napas terakhir pada pukul 15.40 WIB.
“Telah meninggal orang tua kami, H. A’zam Nasution pada Selasa 28 April 2026 pukul 15.40 WIB,” demikian pesan keluarga.
Semasa hidupnya, A’zam Nasution dikenal sebagai figur yang tak terpisahkan dari dunia olahraga, khususnya sepak bola dan tenis meja. Saat masih aktif sebagai aparatur sipil negara di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Medan, ia dikenal konsisten mendorong kemajuan olahraga di berbagai lini.
Mantan Kadispora Medan, Marah Husin Lubis, mengenang almarhum sebagai sosok yang sangat mencintai olahraga.
“Almarhum merupakan penggila olahraga. Mulai dari mengurusi sepak bola hingga aktif bermain tenis meja,” ujarnya.
Tak hanya sepak bola, A’zam juga dikenal aktif mengembangkan tenis meja di lingkungan ASN. Ia bahkan menggagas kebiasaan olahraga bersama di kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat kebersamaan.
Kiprah A’zam Nasution di dunia sepak bola Sumatera Utara sangat panjang. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Umum PSMS Medan serta terlibat dalam pembinaan berbagai klub lokal.
Menurut mantan pengawas pertandingan Liga Indonesia, M Syarif, almarhum adalah sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap sepak bola.
“Kalau diperiksa darahnya, pasti darah sepak bola. Kami sangat kehilangan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan mantan pengurus PSMS, Julius Raja. Ia menyebut kecintaan A’zam terhadap sepak bola sudah tumbuh sejak lama dan semakin kuat saat bertugas di Dispora Medan.
Kontribusi A’zam Nasution juga tercatat dalam sejarah olahraga Sumut, salah satunya saat ikut berjuang membentuk tim sepak bola menuju PON 2012 Riau. Tim tersebut berhasil meraih medali perak, menjadi salah satu pencapaian penting bagi daerah.
Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai salah satu pendiri PS Medan Soccer serta pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KONI Medan.
Wartawan olahraga senior, SR Hamonangan Panggabean, menilai A’zam sebagai pribadi yang peduli dan rela berkorban demi kemajuan olahraga.
Ia juga dikenal dekat dengan kalangan jurnalis dan aktif memberikan dukungan terhadap kegiatan Seksi Wartawan Olahraga (SIWO).
“Almarhum selalu mengingatkan wartawan untuk tetap berolahraga. Sosok yang sangat baik,” katanya.
BACA JUGA: 4 Jemaah Haji Embarkasi Medan Gagal Berangkat
A’zam Nasution wafat dalam usia 62 tahun. Ia meninggalkan seorang istri, Idwina, tiga anak, serta seorang cucu.
Jenazah disemayamkan di rumah duka di kawasan Marendal, Medan, dan dijadwalkan dimakamkan pada Rabu (29/4/2026).
Kepergian A’zam Nasution menjadi kehilangan besar bagi dunia olahraga Sumatera Utara. Dedikasi dan semangatnya dalam membina generasi olahraga akan terus dikenang. (KSC)





