KLIKSUMUT.COM | ASAHAN – Komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga terus digelorakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan. Hal ini tecermin nyata dalam kunjungan kerja intensif yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan bersama jajaran pengurus dan staf ahli di Kecamatan Kisaran Timur, Rabu (10/6/2026).
Kunjungan lapangan ini bukan sekadar agenda monitoring rutin yang bersifat formalitas. Lebih dari itu, aksi turun ke jalan ini menjadi pengejawantahan komitmen TP PKK dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat berjalan efektif dan berdampak langsung pada akar rumput, mulai dari fondasi pendidikan anak, geliat usaha mikro, hingga penguatan budaya literasi.
BACA JUGA: Air Mata Syukur Sambut Kepulangan Jemaah Haji Asahan, 233 Orang Tiba Selamat di Tanah Air
Destinasi pertama rombongan berlabuh di Yayasan Pendidikan Qur’an Kisaran, khususnya TK Islam Terpadu Qur’an. Di tempat ini, Ketua TP PKK yang juga mengemban amanah sebagai Bunda PAUD Kabupaten Asahan, meninjau langsung proses belajar-mengajar yang interaktif sekaligus berdialog hangat dengan para pengelola dan tenaga pendidik.
Dalam arahannya, Beliau menekankan bahwa fase usia dini adalah golden age (usia emas) yang menentukan masa depan daerah. Pendidikan anak usia dini bukan sekadar tempat bermain, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing.
“PAUD memiliki peran yang sangat krusial dalam membentuk anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan berakhlak mulia sejak dini. Kami mengetuk hati para orang tua agar memberikan stimulasi yang tepat di masa pertumbuhan ini dengan memanfaatkan layanan PAUD,” ujarnya optimis.
Bergerak dari sektor pendidikan, rombongan bergeser ke hilir ekonomi kreatif dengan menyambangi Galeri UP2K PKK dan Rumah Produksi Selasih. Unit usaha yang dinakhodai oleh pasangan inspiratif, Slamet dan Sari Asih, ini merupakan potret nyata bagaimana potensi lokal mampu bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi keluarga.
Dirintis sejak tahun 1994, Rumah Produksi Selasih konsisten mengolah pangan lokal menjadi produk bernilai jual tinggi. Beberapa produk unggulannya meliputi: Tepung mocaf dan tepung tiwul, tepung kanji, keripik singkong dan opak dan sambal asin, kue bawang, serta aneka camilan tradisional.
Pemasarannya kini tidak lagi jago kandang di Kabupaten Asahan, melainkan telah merambah ke berbagai kabupaten dan kota tetangga.
Ketua TP PKK menyaksikan langsung rantai produksi dari hulu ke hilir, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengemasan modern. Upaya mandiri ini menuai apresiasi tinggi karena berhasil menyerap sekitar 25 tenaga kerja lokal dari lingkungan sekitar.
Ketangguhan usaha ini sebenarnya bukan hal baru; pada tahun 2011, Rumah Produksi Selasih bahkan telah menorehkan prestasi gemilang sebagai Juara I Adhikarya Pangan Nusantara Tingkat Provinsi Sumatera Utara untuk kategori Pengguna Kreatif Teknologi Ketahanan Pangan Kelompok Pengembangan Pangan Lokal.
Sinergi pembangunan manusia tidak akan lengkap tanpa sentuhan literasi. Oleh karena itu, agenda kunjungan dilanjutkan ke Taman Baca Iman, sebuah ruang baca komunitas yang menjadi oase literasi di Kisaran Timur sejak berdiri pada tahun 2018.
Sebagai wujud dukungan konkret, Ketua TP PKK menyerahkan bantuan stimulus berupa buku-buku bacaan berkualitas untuk memperkaya koleksi taman baca tersebut. Langkah ini diharapkan mampu memantik minat baca, baik bagi anak-anak usia sekolah maupun masyarakat umum.
Taman Baca Iman sendiri dikenal aktif menginisiasi berbagai program edukatif interaktif dan telah mengantongi berbagai penghargaan di bidang pengembangan literasi masyarakat lokal.
BACA JUGA: Asahan Raih Apresiasi Kementerian Hukum, Komitmen Perluas Akses Keadilan Hingga Tingkat Desa
Sebelum memungkasi rangkaian kegiatan, rombongan juga menyisir beberapa usaha rumahan dan pusat keterampilan warga yang berada di bawah payung pembinaan Pokja II TP PKK. Langkah evaluasi langsung ini diapresiasi warga sebagai suntikan motivasi bagi para pelaku usaha kecil untuk naik kelas.
Di akhir kunjungannya, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan menegaskan bahwa pendidikan, ekonomi kreatif berbasis UMKM, dan literasi adalah tiga pilar yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Ketiganya merupakan rantai pasok kesejahteraan yang saling menguatkan.
Melalui akselerasi di lapangan ini, TP PKK Kabupaten Asahan kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mencetak masyarakat yang mandiri, sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan. (KSC)
Reporter: Dinda Meyla Sari








