Air Mata Syukur Sambut Kepulangan Jemaah Haji Asahan, 233 Orang Tiba Selamat di Tanah Air

Air Mata Syukur Sambut Kepulangan Jemaah Haji Asahan, 233 Orang Tiba Selamat di Tanah Air
Suasana penuh haru dan rasa syukur mewarnai kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 7 asal Kabupaten Asahan di Aula Asrama Haji Medan, Selasa (9/6/2026). (kliksumut.com/ist)

KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Suasana penuh haru dan rasa syukur mewarnai kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 7 asal Kabupaten Asahan di Aula Asrama Haji Medan, Selasa (9/6/2026). Tangis bahagia keluarga yang telah lama menanti bercampur dengan senyum para jemaah yang baru menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan perhatian langsung terhadap para tamu Allah yang kembali ke tanah air. Wakil Bupati Asahan, Rianto, hadir menyambut kedatangan rombongan sekaligus memastikan proses pemulangan berjalan lancar.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut Zulkifli Sitorus selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Asahan, serta jajaran Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan.

BACA JUGA: Menanam “Jangkar” di Bumi Rambate Rata Raya: Refleksi Hari Lahir Pancasila dari Asahan

Dalam sambutannya, Zulkifli Sitorus menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, petugas haji, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan optimal kepada jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah yang telah menyelesaikan ibadah haji. Zulkifli berharap seluruh amal ibadah yang dijalankan selama berada di Tanah Suci diterima oleh Allah SWT dan membawa predikat haji yang mabrur.

Sementara itu, Wakil Bupati Rianto mengungkapkan rasa syukur karena sebagian besar jemaah asal Asahan dapat kembali dalam kondisi sehat. Dari total 234 jemaah yang tergabung dalam Kloter 7, sebanyak 233 orang telah tiba dengan selamat di Indonesia.

Namun, satu jemaah asal Kecamatan Tinggi Raja, Muhammad Yusuf Siregar, masih harus menjalani perawatan medis di Arab Saudi sehingga belum dapat bergabung dalam rombongan kepulangan. Pemerintah Kabupaten Asahan mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kesembuhan yang bersangkutan agar segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

“Alhamdulillah, mayoritas jemaah kita kembali dalam keadaan sehat. Kita berharap dan mendoakan agar Bapak Muhammad Yusuf Siregar segera memperoleh kesembuhan sehingga dapat kembali ke tanah air dan berkumpul bersama keluarga,” ujar Rianto.

Selain menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jemaah, Rianto juga mengingatkan bahwa nilai kemabruran tidak berhenti setelah ibadah selesai dilaksanakan. Ia berharap para haji dapat menjadi teladan di tengah masyarakat melalui sikap, perilaku, serta kontribusi positif dalam kehidupan sosial.

Menurutnya, pengalaman spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci hendaknya menjadi bekal untuk memperkuat persaudaraan, menebarkan nilai-nilai kebaikan, serta menjaga keharmonisan di lingkungan keluarga maupun masyarakat Kabupaten Asahan.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan juga memberikan penghargaan kepada petugas yang telah mendampingi jemaah selama perjalanan ibadah haji. Secara simbolis, Wakil Bupati Rianto menyerahkan selempang penghargaan kepada Ketua Kloter dan dokter pendamping sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan tanggung jawab mereka dalam memberikan pelayanan serta perlindungan kepada jemaah.

BACA JUGA: Kabupaten Asahan Pertahankan Opini WTP Satu Dekade Berturut-turut

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama dan berlangsung dalam suasana tertib serta penuh kekhidmatan. Kepulangan Kloter 7 menjadi penanda dimulainya fase pemulangan jemaah haji asal Asahan tahun 2026 sekaligus menandai babak baru bagi para jemaah untuk mengamalkan nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Bagi keluarga yang hadir, momen tersebut bukan sekadar pertemuan kembali setelah berpisah selama beberapa pekan, melainkan juga ungkapan syukur atas selesainya perjalanan ibadah yang menjadi impian banyak umat Islam. Tangis haru, pelukan hangat, dan doa-doa yang dipanjatkan menjadi gambaran kebahagiaan yang menyelimuti kepulangan para jemaah haji asal Asahan. (KSC)

Reporter: Dinda Meyla Sari

Pos terkait