KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, kembali menjadi sorotan publik setelah meluapkan kemarahannya terkait maraknya Keramba Jaring Apung (KJA) di kawasan Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat.
Lewat unggahan di akun media sosial X (dulu Twitter) miliknya, @susipudjiastuti, Susi dengan nada tegas menyatakan kekecewaannya dan merasa sangat terluka sebagai warga negara. Ia bahkan menyenggol Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan menagih janji Presiden Prabowo Subianto soal pelestarian kawasan laut Pangandaran.
“Hari ini saya sebagai rakyat Bapak, sangat sangat prihatin dan luar biasa terluka,” tulis Susi, dikutip Kamis (7/8/2025).
Kemarahan Susi dipicu oleh hasil rapat di Kantor Samsat Pangandaran pada Rabu (6/8/2025) yang menyebut bahwa tiga perusahaan telah mengantongi izin resmi untuk mengoperasikan KJA di perairan Pangandaran. Susi yang hadir dalam rapat tersebut memilih walk out sebagai bentuk protes.
BACA JUGA: Wakil Panglima TNI akan Dilantik 10 Agustus di Upacara Kehormatan Militer, Jabatan Kosong 24 Tahun
Menurutnya, izin tersebut bertentangan dengan visi konservasi dan keberlanjutan laut yang selama ini ia perjuangkan. Ia juga mengingatkan janji Presiden Prabowo Subianto saat kampanye Pilpres 2024 yang berkomitmen untuk mengganti bagan-bagan bambu dengan metode yang lebih ramah lingkungan guna menjaga keindahan dan produktivitas laut.
“Dulu Bapak Presiden @prabowo waktu berperahu, sudah berjanji… agar Pantai Pangandaran lebih indah dan perikanan tangkap lebih produktif lagi,” lanjut Susi.
Susi menilai ekspansi besar-besaran KJA tidak hanya mengancam kualitas air laut, tapi juga dapat merusak ekosistem bawah laut yang selama ini menjadi andalan pariwisata Pangandaran. Ia meminta perhatian serius dari Gubernur Dedi Mulyadi untuk mengevaluasi kebijakan tersebut.
Tak hanya Susi, penolakan juga datang dari Jeje Wiradinata, mantan Bupati Pangandaran sekaligus Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI). Jeje menilai, keberadaan KJA justru akan mengganggu aktivitas nelayan tradisional dan mengurangi minat wisatawan yang datang menikmati laut Pangandaran.
BACA JUGA: KPK Buka Peluang Panggil Hasto Kristiyanto Terkait Barang Bukti Kasus Harun Masiku
Isu KJA di Pangandaran kini menjadi perhatian publik, terutama masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan dan pariwisata. Banyak pihak berharap Presiden Prabowo Subianto turun tangan untuk memastikan kebijakan pembangunan laut tetap berpihak pada kelestarian dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Susi Pudjiastuti, yang dikenal vokal dan konsisten dalam menjaga laut Indonesia, kembali membuktikan bahwa ia masih berdiri di garis terdepan untuk membela kepentingan ekosistem dan nelayan. (KSC)








