Di sisi yang lain, survei LSI juga mengungkap sebanyak 70,9 persen responden merasa sangat besar kemungkinan kehidupannya menjadi lebih buruk karena pengaruh ekonomi wabah COVID-19. Mayoritas responden dalam survei itu merasa virus corona sangat mengancam ekonomi dan kesehatan warga Indonesia.
Peningkatan Kasus Pengaruhi Kesediaan Warga Divaksin
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menyebut survei LSI itu selaras dengan situasi yang ditemui di lapangan. Survei yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bogor pada tahun 2020 menemukan ada sekitar 19 persen warga kota Bogor yang tidak percaya adanya COVID-19, sedangkan 50 persen warga ragu-ragu.
“ Ini juga selaras ya, dulu jangankan bicara vaksin, bicara COVID saja orang tidak percaya, jadi bayangkan ya bagaimana kami di lapangan berhadapan dengan mayoritas warga yang tidak percaya COVID. Nah hari ini karena kondisinya memburuk, lingkaran yang terpapar COVID, semakin dekat maka orang dibuat percaya” papar Bima Arya.
Menurutnya saat ini warga antusias untuk mendapatkan vaksinasi. Upaya edukasi terus dilakukan dengan memperlihatkan fakta dan data bahwa kasus warga yang meninggal saat isolasi mandiri (isoman), sebagian besar belum divaksin. Wali Kota Bogor itu tidak merinci detail warga yang meninggal saat isolasi mandiri.
“Jadi data inilah yang kami sebarkan ke mana, data-data seperti ini, bahwa jika anda ingin selamat ya silahkan segera divaksin. Vaksin itu aman dan sekarang berbondong-bondong orang mengikuti vaksin,” kata Bima Arya. Menurutnya saat ini target vaksinasi di Kota Bogor sudah mencapai hampir 27 persen dari target 819.454.
COVID19.go.id melaporkan hingga 18 Juli 2021 dari 208,2 juta target sasaran vaksinasi nasional, sebanyak 41,6 juta orang telah mendapatkan vaksinasi ke 1 dan 16,2 juta orang telah mendapatkan vaksinasi kedua.
Kemungkinan munculnya efek samping di atas setelah vaksinasi berbeda sesuai jenis vaksin COVID-19.
Efek samping vaksin dengan gejala yang lebih serius dan berlangsung lama mungkin dapat terjadi, tetapi kasus tersebut sangatlah langka. Vaksin terus menerus dipantau untuk mendeteksi efek samping yang jarang terjadi. (wl)








