SPBU Swasta Alami Kelangkaan BBM: Dirut Pertamina Sebut Pihaknya Tidak Lakukan Praktik Ajas Manfaat

SPBU Swasta Alami Kelangkaan BBM: Dirut Pertamina Sebut Pihaknya Tidak Lakukan Praktik Ajas Manfaat
DIRUT PERTAMINA: Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri (FOTO: Dok PT. Pertamina/Ist)
KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menegaskan, pihaknya tidak mengambil keuntungan dari situasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU swasta saat ini seperti yang dialami Shell, Vivo, BP, dan Exxon Mobil. Pernyataan ini muncul setelah adanya kesepakatan impor BBM tambahan oleh SPBU swasta melalui Pertamina, menyusul terbatasnya stok BBM jenis tertentu di beberapa wilayah. Kelangkaan ini bahkan menyebabkan sejumlah SPBU merumahkan karyawan, sementara sebagian pekerja lainnya mencari pemasukan tambahan dengan berjualan makanan ringan. BACA JUGA: Harga BBM Pertamina per 1 Agustus 2025: Pertamax & Turbo Turun, Dexlite & Pertamina Dex Naik, Cek Daerahmu! “Pertamina tidak memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan. Tugas utama kami adalah menjaga ketahanan energi nasional. Semua mekanisme akan dijalankan secara business-to-business (B2B) dan transparan,” ujar Simon usai pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jumat (19/9/2025). Simon menekankan, seluruh biaya yang muncul dalam proses impor BBM akan dihitung secara terbuka agar tidak membebani konsumen. “Yang pasti jangan sampai membuat harga BBM di konsumen naik. Kami harapkan harga tetap stabil,” lanjutnya. BACA JUGA: Tina Talisa hingga Politisi Gerindra Masuk Komisaris, Ini Daftar Lengkap Direksi Baru Pertamina Patra Niaga Pertamina Tegaskan Komitmen Jaga Pasokan Energi Pertamina memastikan bahwa proses impor BBM tambahan ini tidak akan memengaruhi distribusi BBM nasional. Sebaliknya, ini merupakan bagian dari upaya bersama menjaga ketersediaan pasokan dan mencegah krisis energi yang lebih luas. “Kami terbuka bekerja sama dengan badan usaha lain, asal sesuai aturan dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tutup Simon. BACA JUGA: Cetak Laba Rp 49,5 Triliun, Pertamina Mantap Jadi Lokomotif Energi dan Ekonomi Nasional 2024 SPBU Swasta Sepakat Impor BBM Tambahan Lewat Pertamina Sejumlah badan usaha pemilik SPBU swasta seperti Shell, Vivo, BP, dan Exxon Mobil, telah sepakat untuk mengimpor BBM di luar kuota yang telah ditetapkan pemerintah untuk tahun 2025. Tahun ini, kuota impor BBM untuk swasta meningkat 10 persen dibanding tahun sebelumnya, namun tetap belum mampu mencukupi kebutuhan di lapangan. Situasi ini mendapat perhatian dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, yang menyarankan agar SPBU swasta mengimpor BBM melalui Pertamina dengan skema B2B. Saran tersebut disambut positif oleh badan usaha swasta, dan kini tengah dijalankan melalui kolaborasi terbuka. (KSC)

Pos terkait