KLIKSUMUT.COM | TANGERANG – Perusahaan Minyak dan Gas (Migas) Shell Indonesia secara tegas membantah kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawai di salah satu SPBU Shell di kawasan Gading Serpong, Tangerang. Kabar tersebut sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial seperti Instagram dan X (dulu Twitter).
Dalam keterangan resminya kepada Tirto, Shell Indonesia menyatakan bahwa informasi yang beredar itu tidak benar dan menyesatkan. Mereka menegaskan bahwa video yang menunjukkan pegawai Shell berkumpul dan saling merangkul bukanlah momen perpisahan akibat PHK, melainkan kegiatan rutin internal.
“Menanggapi konten media sosial tersebut, Shell Indonesia mengklarifikasi bahwa informasi yang disampaikan adalah tidak benar,” ujar Juru Bicara Shell, Minggu (28/9/2025).
Menurut Shell, video yang viral itu sebenarnya merekam kegiatan pengarahan rutin tim di SPBU, sekaligus momen perpindahan tugas salah satu anggota tim ke cabang Shell lain. Tidak ada pengurangan karyawan atau pemutusan hubungan kerja seperti yang dinarasikan oleh warganet.
“Kondisi yang sebenarnya dalam video tersebut adalah tim di salah satu SPBU Shell menjalankan kegiatan pengarahan rutin dan sekaligus perpisahan salah satu anggota tim untuk perpindahan lokasi kerja ke SPBU Shell yang lain,” jelasnya.
Shell juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan kritis dalam menerima informasi, terutama yang tersebar di media sosial tanpa konfirmasi yang jelas.
BACA JUGA: Industri Furnitur RI Terancam Guncang Besar! Tarif 32% AS Picu PHK 270 Ribu Pekerja
“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi,” tambahnya.
Sebelumnya, sejumlah akun media sosial mengunggah video dengan narasi yang menyebut bahwa itu adalah hari terakhir para pegawai bekerja karena PHK massal. Bahkan, beberapa unggahan disertai musik bertema perpisahan yang semakin memperkuat kesan dramatis.
Padahal, hingga saat ini tidak ada kebijakan PHK massal dari Shell Indonesia, terutama di SPBU Gading Serpong. (KSC)





