KLIKSUMUT.COM – Setia Band, grup musik asal Bandung yang dikenal dengan aliran Melayu modern, resmi berdiri pada 16 Februari 2012. Band ini digawangi oleh Charly Van Houten (vokal) dan Pepeng (gitar), yang sebelumnya merupakan pentolan dari band legendaris ST 12.
Charly dan Pepeng melejit bersama ST 12 melalui lagu-lagu hits seperti “Puspa”, “Jangan Pernah Berubah”, dan “Saat Terakhir”. Namun, perbedaan visi membuat keduanya memutuskan untuk keluar dan membentuk grup baru yang dinamai Setia Band, mengacu pada nama fanbase mereka semasa di ST 12.
BACA JUGA: ST12: Kisah Perjalanan Band Pop Melayu Legendaris dari Bandung
Awalnya, Setia Band hanya beranggotakan Charly dan Pepeng, sebelum menambahkan Alsa sebagai drummer tambahan. Album perdana mereka, Satu Hati, dirilis pada tahun 2012 dengan single andalan “Jangan Ngarep” yang sukses mencuri perhatian penggemar musik Indonesia.
Meski begitu, perjalanan Setia Band tidak selalu mulus. Pada 2013, Alsa memutuskan untuk hengkang akibat permasalahan honor, karena statusnya hanya sebagai drummer tambahan. Posisi drummer pun akhirnya diisi oleh Anton Widiastanto, mantan drummer legendaris Sheila on 7, khusus untuk lagu “Istana Bintang” pada 2014.
Kini, Setia Band terus berupaya mengukir prestasi di dunia musik Indonesia, membawa semangat dan kreativitas baru yang berbeda dari masa-masa mereka di ST 12. Dengan sejarah yang unik dan perjalanan yang penuh dinamika, Setia Band menjadi salah satu band Melayu modern yang wajib diikuti perkembangan kariernya.








