Sejarah Baru! Bayi Panda Pertama Lahir di Indonesia, Presiden Prabowo Beri Nama “Satrio Wiratama”

Sejarah Baru! Bayi Panda Pertama Lahir di Indonesia, Presiden Prabowo Beri Nama "Satrio Wiratama"
Menhut umumkan kelahiran bayi panda pertama di Indonesia (foto/ist)

KLIKSUMUT.COM | BOGOR – Indonesia resmi mencatat sejarah baru dalam dunia konservasi satwa. Bayi panda pertama lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Bogor, dan diberi nama “Satrio Wiratama” oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Pengumuman kelahiran ini disampaikan dalam acara “Public Announcement: The 1st Giant Panda Cub Born in Indonesia” yang dihadiri Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, H.E. Wang Lutong, serta pendiri TSI, Jansen Manansang.

“Ini adalah hari yang berbahagia. Hari ini menandai kelahiran bayi panda pertama di Indonesia, bukti nyata kerja sama diplomasi lingkungan dan kolaborasi ilmiah antara Indonesia dan Tiongkok,” ujar Menhut Raja Juli Antoni, Selasa (6/1/2026).

Bayi panda ini lahir dari pasangan Cai To (jantan) dan Hu Chun (betina). Menhut menekankan bahwa kelahiran panda bukan sekadar kabar baik bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia.

“Kelahiran bayi panda ini menegaskan bahwa konservasi bisa berjalan seiring dengan diplomasi, persahabatan antarnegara, serta kemajuan ilmu pengetahuan,” tambah Menhut.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA: PD PII se-Sumsel Sepakat Tunda Konferensi Wilayah, Fokus Sukseskan Muktamar Nasional

Nama Satrio Wiratama, atau dalam bahasa Mandarin Li Ao (里奥), memiliki makna mendalam: Satrio berarti kesatria, pemberani, mulia, dan berbudi luhur.

Menurut Menhut, kehadiran panda di Indonesia adalah hasil usaha dari tiga kepemimpinan presiden, mulai dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Joko Widodo (Jokowi), hingga Prabowo Subianto.

“Usaha mendatangkan Cai To dan Hu Chun dimulai sejak era Pak SBY, diteruskan Presiden Jokowi, dan akhirnya lahirlah bayi Rio pada masa Presiden Prabowo Subianto,” jelas Raja Juli Antoni.

Duta Besar Tiongkok, Wang Lutong, menyampaikan kabar gembira ini juga telah diteruskan ke pemerintah Tiongkok.

“Rio akan membawa lebih banyak keberhasilan dan keberuntungan bagi Presiden serta rakyat Indonesia,” ujar Wang Lutong.

BACA JUGA: Waspada Super Flu H3N2, Dinkes Kota Malang Imbau Masyarakat Hidup Sehat dan Gunakan Masker

Pendiri Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang, menyebut kelahiran Rio sebagai simbol keberhasilan konservasi di tanah air. TSI menekankan empat fokus utama: kerja sama ekologi internasional, integrasi lintas budaya, penelitian ilmiah lintas negara, dan pengembangan industri terkait konservasi.

Bayi panda ini kini menjadi magnet wisata sekaligus bukti nyata bahwa upaya konservasi di Indonesia semakin membuahkan hasil, menggabungkan ilmiah, diplomasi, dan pelestarian alam dalam satu momen bersejarah. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait