KLIKSUMUT.COM | MEDAN – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Collaboration Gen Z Medan Perjuangan menggelar pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) di Jalan Gurilla No. 44, Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan edukatif tersebut disambut antusias masyarakat. Sedikitnya 50 peserta dari berbagai organisasi dan kalangan generasi muda hadir mengikuti pelatihan penyembelihan hewan qurban sesuai syariat Islam.
Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tata cara penyembelihan hewan qurban yang halal, higienis, dan sesuai ketentuan Islam menjelang Idul Adha 2026.
Kegiatan secara resmi dibuka Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, SH yang diwakili Kabag Kesra Setda Kota Medan Agus Maryono, S.Ag., M.Pd.I.
Turut hadir Lurah Sei Kera Hilir I Agung Satria, S.STP serta Lurah Sei Kera Hilir II Ashadi Nurddin, S.STP.
Dalam sambutannya, Agus Maryono memberikan apresiasi kepada Collaboration Gen Z Medan Perjuangan karena dinilai peduli terhadap kualitas penyembelihan hewan qurban agar memenuhi standar halal.
“Kita berharap tahun depan kegiatan ini bisa lebih besar lagi. Kita dapat bekerja sama dengan BKM, Pemko Medan dan organisasi lainnya agar kualitas hewan qurban maupun daging yang dihasilkan semakin baik,” ujarnya.
BACA JUGA: Ketua PWI Sumut Tegaskan Media Sosial Bukan Karya Jurnalistik, Ini Alasannya
Pelatihan menghadirkan Ketua Umum Juru Sembelih Halal (JULEHA), Datok Mukhlis, sebagai narasumber utama. Ia merupakan pemegang sertifikat halal tingkat nasional dan berpengalaman dalam edukasi penyembelihan hewan sesuai syariat Islam.
Dalam pemaparannya, peserta diberikan materi mulai dari ciri-ciri hewan qurban sehat, pengenalan penyakit pada hewan ternak, hingga teknik penyembelihan halal yang benar.
Datok Mukhlis menekankan pentingnya pemahaman penyembelihan halal bagi umat Islam, terutama generasi muda.
“Penyembelihan hewan halal sangat penting agar daging qurban benar-benar sesuai syariat Islam. Kita juga harus memperhatikan kualitas hewan qurban, seperti hewan yang lincah, mata cerah, bulu tidak kusam dan cukup umur. Kambing minimal satu tahun dan sapi minimal dua tahun,” jelasnya.
Ketua panitia pelaksana, Datok Agung Indra Syahputra, mengatakan kegiatan ini diharapkan terus berlanjut setiap tahun sebagai bentuk edukasi bagi anak muda tentang tata cara berqurban yang baik dan benar.
“Kami berharap kegiatan ini terus berjalan ke depannya. Banyak generasi muda yang perlu memahami tata cara qurban sesuai syariat. Insya Allah tahun depan kami ingin berkolaborasi lebih besar lagi bersama Pemko Medan agar kegiatan ini dapat menjangkau seluruh Kota Medan,” katanya.
Pada sesi akhir, peserta diajak melakukan praktik penyembelihan secara langsung menggunakan kambing sebagai media latihan. Praktik tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman teknis mengenai proses penyembelihan halal sesuai syariat Islam.
BACA JUGA: Polrestabes Medan Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Syukuri May Day 2026 Berjalan Aman dan Kondusif
Salah seorang peserta, Fauzan Aryet, mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut karena selain menambah wawasan juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antargenerasi muda.
Ia berharap semakin banyak anak muda, khususnya Gen Z, yang tertarik mengikuti pelatihan serupa agar ilmu penyembelihan halal terus diwariskan.
“Semoga ke depan Pemerintah Kota Medan dapat menghadirkan Rumah Potong Hewan Halal untuk menunjang kebutuhan masyarakat,” harapnya. (KSC)
REPORTER: Bayu








