Saan Mustopa: Politik Sejati Bukan Soal Kekuasaan, Tapi Keberanian Menyelamatkan Manusia

Saan Mustopa: Politik Sejati Bukan Soal Kekuasaan, Tapi Keberanian Menyelamatkan Manusia
Partai Nasdem

KLIKSUMUT.COM | JAKARTA – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem Saan Mustopa menegaskan bahwa hakikat politik sejati bukanlah perebutan kekuasaan, melainkan keberanian untuk menyelamatkan dan memanusiakan manusia.

Pernyataan itu disampaikan Saan saat membacakan pesan dari Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam peluncuran buku “Selamatkan Nyawa, Hadirkan Tawa – Jalan Perubahan Politik Kesehatan Indonesia” karya Ketua Umum Profesi Kesehatan (Prokes) NasDem dr. Cashtry Meher, di NasDem Tower, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Bacaan Lainnya

“Politik sejati tidak berhenti pada perebutan kekuasaan, tetapi berawal dari keberanian menyelamatkan kehidupan manusia,” ujar Saan, membacakan pesan Surya Paloh.

Menurut Saan, Surya Paloh menilai buku tersebut mencerminkan nilai-nilai restorasi yang menjadi napas perjuangan Partai NasDem. Di tengah hiruk-pikuk politik yang kerap kehilangan arah, NasDem berkomitmen menjaga semangat kemanusiaan sebagai dasar perjuangan.

BACA JUGA: PDI Perjuangan Bantu Korban Banjir di Medan Labuhan

“Politik yang meneteskan air mata ketika rakyat menderita, politik yang tersenyum ketika rakyat tertawa. Politik yang menyelamatkan nyawa, bukan mengorbankan,” tutur Saan.

Saan menilai, pandangan itu sejalan dengan misi buku karya Cashtry Meher yang menempatkan kesehatan sebagai jantung kemanusiaan dan moralitas bangsa. Buku tersebut, kata dia, bukan sekadar refleksi kebijakan kesehatan, tetapi wujud nyata politik yang berakar dari empati.

“Ketika bicara kesehatan, kita sedang berbicara tentang hak hidup setiap anak bangsa. Di situlah politik diuji, dan di situ pula nurani diuji,” ungkap Saan.

Saan yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI menegaskan bahwa Partai NasDem memandang politik sebagai jalan moral untuk memulihkan martabat bangsa melalui keberanian untuk peduli.

BACA JUGA: Bendahara Fraksi Golkar DPRD Medan Ingatkan Kepling dan Lurah Tak Curang Salurkan BLTS Kesra Triwulan IV 2025

“Restorasi bukan slogan kosong. Ia adalah gerak moral untuk memulihkan martabat bangsa,” lanjutnya.

Ia berharap semangat politik kemanusiaan yang lahir dari gagasan buku tersebut dapat menjadi arah perjuangan bagi seluruh kader NasDem.

“Kita boleh berbeda pandangan, berbeda strategi, dan berbeda posisi, tapi tidak boleh kehilangan hati. Ketika politik kehilangan hati, maka ia kehilangan seluruh makna,” pungkas Saan. (KSC)

TIM REDAKSI

Pos terkait